>On 11/10/05, Hasta Purnama <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> ehem, si mittal mendirikan pabrik baja di kecamatan sepanjang sidoarjo >> (ispantindo) di awal ia merintis imperium bisnisnya circa 1970an. kesan >yg didapat >> selama operasional, environtmentally hazardous dan ndak mau kasih >> renumerasi yg pantas untuk sebagian pegawainya
Ya, memang banyak orang "besar" yang latar belakang bisnisnya bermasalah. Kalau mau menghalalkan segala cara, gampang untuk jadi kaya. Satu contoh saja; ada satu kota di Indonesia yang mudah untuk menyelundupkan barang dari luar. Lalu, saya juga punya akses ke distribution channels. Nah, kalau kita gabung itu (saya suruh orang selundupkan barang, lalu saya distribusikan melalui channel2 tsb), maka kita bicara laba bersih dalam skala milyaran rupiah disini. Jadi, kalau ada orang "besar", mungkin bagusnya jangan terlalu kagum dulu :-) Jadikan sebagai target, tapi jangan ikut ditiru cara-caranya yang enggak bener. Salam, Hary
