On 11/21/05, Ariya Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Saya juga sependapat dengan ide ini dan lebih percaya dengan membangun > > komunitas software developer adalah hal yg penting. Saya tidak begitu > > iri melihat glamor GYM (google yahoo microsoft), tapi saya sangat > > ngiler kalo ngeliat gimana ramenya komunitas developer mereka mulai > > dari yg gede seperti OSCON (opensource conference) sampe yg kecil2 > > dilokal area mereka masing2. > > IMHO yang dilihat mestinya bukan glamornya, tapi filosofi dan > ide-idenya. "Google" itu kan hanya cap luarnya saja, isi dalamnya itu > yang perlu dipelajari. Contoh yang saya suka dari Google adalah > membiarkan 20% waktu kerja (artinya 1 hari dalam seminggu) digunakan > untuk mengerjakan apa pun, sebebas mungkin. Mendukung proyek sampingan > seperti ini membuat Google berhasil menelurkan produk seperti Google > Mail, dsb.
Iya kalo yg saya ini juga setuju. Maksud saya glamor itu bahasan spt saham, akuisisi, dll, > > Komunitas bisa "dipancing" juga dengan eksistensi perusahaan besar > (tentu saja, cara membangun komunitas dengan membuat forum tidak > salah, tetap harus dikerjakan dan tidak eksklusif dengan pancingan > ini). Bayangkan bila seorang mahasiswa hidup di lingkungan yang penuh > proyek sana-sini, dan kebetulan proyek itu misalnya menggunakan > development tool X dengan bahasa pemrograman Z. Sulit bagi dia untuk > memaksa dirinya misalnya tetapi mendalami C/C++ (ini contoh, bisa > diganti your-favorite-language), bukan karena alasan yang aneh-aneh, > tetapi karena kesempatan untuk ikut mengerjakan proyek itu bisa sangat > menggiurkan. > komunitas yg dipancing dari perusahaan besar IMHO itu labil, kecuali perush tsb bisa menunjukkan dedikasi penuhnya untuk benar2 membangun user base bukan cuma menggunakan user2 tersebut untuk kepentingan mereka. Contoh kasusnya seperti DeveloperWorks IBM, ini mulai rame sejak IBM mulai mengadopsi lisensi opensource dan lebih terbuka dengan banyak memberi donasi proyek mereka ke Apache Foundation dan juga membuat organisasi Eclipse. Tapi perlu diingat juga kalo komunitas diatas lahir karena reaksi dari komunitas opensource yg bergerak dari bottom-up, IBM sadar bahwa bisnis service mereka juga sangat tergantung pada SDM orang2 tsb. Kalau memang IBM merasa nggak ada untungnya dengan membentuk komunitas yg terbuka, maka saya yakin mereka akan tetap lebih memilih mengunci pasar mereka, well company is about profit after all.
