On 11/22/05, Oskar Syahbana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kayaknya dari kemaren di milis ini sering terjadi kesalahpahaman ya...
> kayak Mas Budi yang sensi setelah membaca kata "you-know-what", hahaha :-)
hi hi hi ... saya sih gak sensi. (BTW, "sensi" itu apa?
Maaf, yang ginian saya sering ketinggalan jaman. he he he.)
Saya sih terbiasa dengan hal-hal yang terbuka.
Itulah sebabnya, saya bingung dengan makna yang tersirat
dari "you-know-what". Dan kalau gak ngerti, tanya.
Sensi itu kependekan dari sensitif. Ayo Mas, jangan gaul sama mahasiswa berwajah kalkulator aja! Hahaha (engga bermaksud offensive ke orang - orang yang berwajah kalkulator :P)
Coba saya cek, apakah pemahaman kita sama.
Ketika membaca (dan sampai sekarang) kata "you-know-what"
dalam konteks email tersebut, saya terjemahkan sebagai
"kerjaan/proyek pemerintahan"
Apa benar demikian? Atau meleset jauh?
Kalau mbleset, jadi yang mau dikatakan sesungguhnya apa?
Ya itu seperti yang sudah saya sebutkan di email sebelumnya. Di thread - thread sebelumnya di milis ini kan sudah pernah disinggung kenapa BHTV dan proyek pemasyarakatan IT di Indonesia jalannya engga terlalu bagus. Kebanyakan menyalahkan pada kultur dan budaya Indonesia yang memang belum siap.
Dan karena saya engga pengen ngejelasin panjang lebar lagi tentang hal itu (karena sudah di bahas juga di milis ini), makanya saya pakai istilah "you-know-what", some sort like "ini-sudah-pernah-dibahas-loh". Begitu.
--
Oskar Syahbana
http://www.permagnus.com/
http://blog.permagnus.com/
