On Wed, Nov 23, 2005 at 05:14:36PM +0700, Budi Rahardjo wrote: > saya yang termasuk puyeng dengan cara gmail mengurutkan > email, karena tidak seusai dengan kebiasaan saya.
gmail tidak pernah (tidak bisa) mengurutkan (sorting?) email. > lupa2 ingat mengenai diskusi tentang tombol "delete". > mengapa di gmail gak ada tombol "delete" (seperti > di yahoo mail)? > katanya agar sengaja dibuat repot dalam mendelete, > sehingga orang cenderung menyimpan email. > (sesuai dengan filosofi google? lebih baik simpan > daripada delete?) tidak ada itu filosofi. yang jelas untuk delete: - perlu re-indexing - perlu 'rekonsiliasi' free inodes, dalam sistem tunggal saja ini bermasalah kalau dilakukan terlalu sering. apalagi kalau cultered fs. untuk itu, google butuh bukan sekedar webmail developer, tapi fs, kernel, network hacker juga. tukang network ini perlu. ntar kita bikin gmail kalau jakarta sudah bisa dibikin tidak macet ya. hubungannya macet sama network apa? ada lah :-) Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Ini signature saya. Pasang iklan anda di sini ... tarif menantang :-)
