Pakcik wrote: > 2005/12/8, adi <[EMAIL PROTECTED]>: > > > > tapi, yang saya lihat pada diskusi seputar topik ini di milis ini, > > flow yang terjadi, begitu di tanya: 'OK, what's next?', dialog > > yg ada cuman nge-loop untuk selalu berkaca dan berkaca lagi. Pak Made > > sudah mengusulkan untuk belajar soal bagaimana kita bisa mengadopsi > > culture-nya, next, kembali lagi ke loophole. bagaimana strategi? > > rencana? implementasi? > > > > ayo what's next? :) >
hahaha... tidak ada yang loophole. Ini hanya melihat solusi dari permasalahan jangka panjang dan jangka pendek. Ide jangka panjangnya sudah dijabarkan pak Made dan Pak Budi,sementara ide jangka pendeknya sudah lumayan up-to-date seperti idenya Pak Armien tentang konsep 'negara-dalam negara' untuk mengundang para creative class investasi di Indonesia. Yang mana daripada,ternyata China,Singapore,Vietnam,etc itu *SUDAH* melakukannya. Jadi pembangunan SDM jk panjang tetap jalan PLUS adanya approach dari pemerintah Indonesia untuk menarik perhatian para investor masuk Saat ini (short term target). Carlos
