Zaki Akhmad wrote:
> Muhamad Carlos Patriawan wrote:
> > Keren ini persepsi Pak Made.
> >
> > Tapi liatlah kenapa negara seperti China,Singapore,Vietnam dan India
> > koq  bisa ya menarik kembali creative-class-nya.
> >
> > Yang pemerintah mereka lakukan ternyata selain memberikan tax-breaks
> > untuk usaha IT/startups adalah juga menawarkan gaji sepantar dengan
> > standard barat(yg dibayar persh tentunya). Mungkin 1/2 s/d 1/4-nya.

>
> Nah, dengan ilmu semiotika, seseorang bisa dibuat untuk merasa butuh
> mobil. Salah satunya dengan cara konstruksi sosial. Membuat definisi
> normal = pergi kerja naik mobil. Padahal hitung-hitungan secara
> ekonomis bisa jadi naik angkot itu lebih murah. Tidak perlu repot
> keluar bensin, bisa baca buku di dalam angkot, tidak perlu keluar biaya
> service, dll.

Masalahnya bukan mobil vs angkot karena faktor kenyamananya tentu saja
beda.

Tapi masalahnya adalah kalau bisa beli Honda bekas dengan cash kenapa
beli BMW kredit 10 tahun --mengingat BMW dan Honda punya feature yang
sama --- , jelas supaya dilihat tetangga kan .... hehehe  ... :)

Disclaimer: no offense for BMW owner.



> Begitupun dengan definisi keren-keren-an. Jadi bisa saja di
> struktur-kan secara sosial, bahwa bekerja di LN itu lebih keren.

Berdasarkan Flight Capital  --yang saya pribadi juga setuju-- ada dua
faktor yang menyebabkan mengapa "The best and brightest American Brain"
aka creative class
mau meninggalkan AS dan kembali ke negara asalnya:

1. Faktor External AS: Kemajuan di negeri asalnya,yang bisa diukur dari
economy growth,GDP,kemudahan berbisnis,tax reforms,tax insentif untuk
MNC dan ketersediaan funding/VC untuk industri hitek(aka penciptaan
silicon valley-copy di negeri asalnya).

2. Faktor Internal AS: nah ini FYA dan saya setuju 100%,saya tuliskan
langsung saja isinya:

.....Many of these well-trained repatriates are more turned off by
America's eroding values than by its vexing,heavy-handed immigration
policies. Single-parent families,bare midriffs,drug abuse and public
vulgarity --the coarsening of America-- are especially
troublesome.Second-rate schools focus more on metal detector than
mathematics.
The nation is obsessed with power and money.......


Carlos
~~~Amazon quotes(i just like it): another factor is 98% of American
homes contain a brainwashing machine (also called a "television").
These machines expose their victims to a steady stream of
anxiety-producing marketing messages, regularly scheduled depressing
news, and a litany of falsehoods and propaganda

Kirim email ke