> > > Gile Yahoo, abis Flickr skrg del.icio.us. Google ketinggalan lagi. Digg > > > bentar lagi dibeli juga deh. > > > > > > Financial dealnya gak di-disclose karena jumlahnya sangat insignifikan > > di press releasenya yahoo,saya check si delicious fundingnya sekitar > > US$ 1 million something saja dari syndicating VC beberapa bulan > > lalu.CMIIW.Even kalau dijual double,harganya masih lebih murah > > dibanding budgetnya Yahoo untuk maintenance gedung atau bahkan Google > > per-pre-startup-employee option price. > > > > Singkatnya,buat Yahu,gugel dan kawan2nya,beli startup 2.0 ini kayak > > beli kacang goreng saja dari kaca mata bisnis mereka. > > > Kayaknya kalo analoginya seperti itu engga juga deh. Kalau memang seperti > kacang goreng, bakalan ada shopping spree lagi seperti jaman dotcom bubble
Betul. Makanya saya bilang dari kacamata bisnis/finansial(ditambahin nih) bukan dari kacamata strategis. Memang buat Google dan Yahoo,kalaupun harus memborong semua Web 2.0,hal itu sangat memungkinkan mengingat **valuation** web 2.0 startup yang sangat kecil sementara cash position dan market caps-nya vendor yang established. Kalau jamab web 1.0 dulu,valuationnya sangat tinggi.Nah ada bedanya disini. > burst dulu. Lagipula, kan boardnya juga bakalan ditanya pengeluarannya > strategis atau tidak nanti pas RUPS. Tergantung berapa pengeluarnya untuk beli company tersebut,semakin tinggi semakin cerewet yang namanya BOD,CEO,etc untuk evaluasi apakah worthed beli persh lain. Tapi untuk cash out position dibawah 10 million mereka gak ribet2 banget ( malah sebagian alasan publik company untuk beli startup kadang2 bukan untuk develop dan integrasi produknya lebih lanjut,tapi malah "mengambil" orang-orangnya yang yang bekerja dalam satu team). > > > > > > Lucunya, kalo ditanya business modelnya apa coba del.icio.us, yakin ga > > ada > > > yang bisa jawab. > > > > > > > Jadi ingat Jaman bubble dulu (1995 netscape IPO s/d maret 2000) bahkan > > ada beberapa startup yang dibeli waktu foundernya hanya baru punya ide > > atau bisnis plan saja.Ini terjadi di semua IT sektor,dari networking > > sampai web. > > > > Anyway,still not bad deal untuk 9 employee startup seperti > > deliciou,harusnya lebih banyak lagi nich startup web 2.0 yg diborong > > gugel atau yahu,mudah2an non-US startup. > > > Jangan mau dibeli ah. Dimana - mana, founder itu kalau udah engga di > management board bakalan "kehilangan" gigi, seperti Steve Jobs dulu yang > kehilangan gigi di Apple gara - gara dia udah ga di board lagi (didepak > pula). > > Lebih baik jadi kepala tikus daripada buntut gajah. Untuk memandang exit bisnis hitek gak bisa one to one gitu. Ini salah kalau pendekatan "kenapa tidak dijual" mengikuti agar owner-nya tidak kehilangan fungsi,pendekatan "kenapa kemudian diakusisi" UNTUK hitek perusahaan di Silicon Valley adalah bagaimana future bisnisnya ? apakah semakin profitable tiap quarter ? apakah semakin efisien ? bagaimana ketahanan terhadap kompetitor ? Banyak yang tidak tahu kalau untuk menjadi perushaan listed dan publik adalah SANGAT SUSAH requiremenya,ini ngomong finansial term yang mesti dilakukan ya (seperti sarbanes oakley),maintained market caps. Inget,disini keywordnya adalah persh hitek Silicon Valley,jadi jangan dibandingkan dengan tempat lain dulu ya. Berdasarkan statistik pun,jumlah company yang melakukan M&A **mungkin** bisa lebih 8:1 dibanding publik company yang bisa bertahan terus menerus. > Walaupun nanti bakalan ada argumen, kalau kita tidak mau dibeli perusahaan > besar (yahoo, google, etc), jangan - jangan nanti mereka bakalan mendesain > produk yang 'membunuh' produk kita sendiri. Memang begitu kan arahnya inovasi,dan ini bukan di web saja.Memang vendor established sering PUNYA produk yang ekuivalent dengan produk yang dibikin startup. Misalnya di networking,vendor established bikin core router dan SAN appliance, startup juga bikin hal yang sama bikin core router dan SAN appliance. Nanti tinggal market dan politics yang mengakibatkan siapa pemenangnya. Anyway that's exactly the life in Silicon Valley for more than 40 years :) Welcome to Silicon Valley.Now you know life and work is not as easy as it is written in the book and movies :) Carlos
