> Ada yang talkative, ada yang pendiam. Walau kadang bisa > terjadi kebalikannya. Di dunia nyata pendiam, di dunia maya talkative. > Dan sebaliknya juga. Hal ini sudah pernah disinggung oleh Tim Berners > Lee dalam bukunya Weaving The Web, yang pernah saya baca. Pernah baca, > tapi cuma pinjam, alias gak punya :D
Wah salut dengan pengetahuan ilmu sosial Zaki.Masalah 'talkative' itu benar adanya,karena kenal sebagian isi orang2 disini,orang yang sepertinya 'galak' di email berubah jadi the nice boy alias pendiam begitu di alam nyata (misalnya: meeting di acara resmi atau debat,etc). Ini sebenarnya ada kaitan tidak langsung dengan problema yang dihadapi per-Internetan Indonesia.Orang-orang dengan latar belakang teknis yang cenderung talkative di mailing-list/dunia maya tiba-tiba menjadi nice boy (ada perkeculian seperti pakar2 beneran: Pak Onno,dkk). Orang-orang teknis jarang mau terlibat di komunitas dunia nyata.Akhirnya,yang 'menguasai' atau 'memegang peranan besar' dalam per-internetan di Indonesia (termasuk yang menjadi nara sumber di media massa seperti kasus yg belakangan ini gencar) hampir semuanya mereka yang punya backround bagus dalam public-relation tapi minim dalam hal teknis.Makanya dalam fakta sehari2nya sering berbenturan dengan "orang2 komunitas/teknis" yang hanya talkaltive di dunia maya. Carlos
