Pada hari Kamis, tanggal 22/12/2005 pukul 13:16 +0700, fade2blac menulis: > On Wed, Dec 21, 2005 at 05:11:11PM +0700, Arie Reynaldi Z wrote: > > > Kalo bikin startup, udah masuk ke business, gak GPL lagi ? Berapa > > banyak usaha yang bebasis GPL berhasil kompetisi dengan non-GPL ? > > > > GPL memang tidak dipakai untuk berbisnis dengan bisnis model sekarang. Kalau > open source, masih mungkin, bahkan bisa jadi trend. Menurut penuturan > Stallman yang saya dengar di Debconf II di Depok beberapa waktu lalu, model > bisnis Free Software adalah banyak perusahaan akan meminta Vendor aplikasi > untuk melakukan 'customization'. Misalnya company Arie pengen implementasi > CUPS yang spesifik, dia bayar ASP (application service provider) yang mau > melakukan 'customization' tersebut. Setelah selesai, hasilnya juga akan > dirilis menjadi GPL, tapi pekerjaan customization sudah terbayar dan > programmer nggak kelaparan. Jika ada bentuk custom lain, akan membayar jasa > ASP lagi, dan dirilis GPL lagi. Dengan demikian, software akan berkembang > matang dan beragam dengan cepat, tapi masih memberi 'freedom' buat pemakai > maupun pengembangnya. Ini model bisnis baru, dengan semangat Free Software > yang secara 'ideologi' berbeda dengan Open Source Movement saat ini. Apakah > feasible atau tidak, harus dipelajari hehe..
Omong2, ini ada proyek opensource Indonesia bernama Klorofil[0] dengan lisensi CPL[1]. Entah ada orangnya di milis ini atau tidak silakan diinterfiu. 0. http://www.klorofil.org/ 1. http://www.opensource.org/licenses/cpl.php
