> > Memang dari pengalaman saya, kebanyakan biaya support itu cuma sekedar > "passing the buck"; jadi, ketika ada masalah, maka manager kita bisa bilang > "oh itu tanggung jawab vendor, krn kita sudah bayar support utk setahun kok". > Kenyataannya, kadang tech.support sangat tidak kompeten, sehingga lebih cepat > jika kita pecahkan sendiri masalahnya :-) atau justru cuma melempar lagi > tanggung jawab ke vendor lainnya, atau - yang paling parah - flat-out refused > to solve the problem. Yay. :-) > > Sekarang kantor saya tersebut sudah memulai proses migrasi ke Star Office, he > he. >
waduh,batuk berat baca diskusi yang ini...sudah "head-to-head" diskusinya nich nich, seru-seru,sesama expert dipersilahkan saling bersaing/berargumen dalam hal R&D :=)) Anyway saya setuju dua pendapat diatas,kalau gak suka produk microsoft,pakai saja produk lain saja. Kebijakan "multiple vendor" sebenarnya sudah banyak dipakai di persh Service Provider dan persh Enterprise di AS.Beberapa persh malah adopsi dua duanya daripada pusing,jadi yang mau pakai Ms based silahkan,yang gak mau juga disodori alternatif sotware lain (dari open source misalnya). Carlos
