On Fri, Dec 30, 2005 at 02:05:56AM -0000, Muhamad Carlos Patriawan wrote:
> oooh maksud pak Budi ini toch,sebenarnya hasil output R&D ya gak mesti
> patent pak :)

barangkali contohnya agak jauh karena hanya menyangkut lisensi, tapi
coba cari di google: 'linux in doomsday scenario'.

paten itu root of all evil. kalau kita sakit gigi, bisa sih ditambal
sana-sini, dikorek-korek pakai cangkul atau linggis, tapi obat yang
paling ampuh adalah dicabut.

> Maksud dari atas semua,hasil dan jenis dari output R&Dnya yang sangat
> mempengaruhi,apakah perlu paten atau tidak. Dan yang membiaya R&D bukan
> paten,melainkan orang yang membeli produk :))

benar. omong kosong kalau R&D dibiayai paten, yang ada adalah paten itu
dipakai untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya, dan sebagian kecil
dari keuntungan itu dipakai untuk membiayai kacung-kacung yang dicomot
dan dibuang di divisi/departemen yang namanya R&D, berikut menggaji
kacung-kacung yang dipasangi tadah iler (dasi) *). go figure ...

Salam,

P.Y. Adi Prasaja

*) ada dagelan intelek lucu di indonesia, mengimport dagelan dari yang
punya penthouse (kalau ndak salah) :-)

-- 
Ini signature saya. Pasang iklan anda di sini ... tarif menantang :-)

Kirim email ke