> Saya suka subversion karena sistem versioning yang per direktori > sehingga lebih memudahkan melakukan pelacakan file mana saja yang > terlibat dalam satu revisi.
Atomic commit? Ada tool lain yang lebih atomic-commit daripada subversion, tetapi yang ditawarkan subversion sudah lebih dari cukup. BTW, fitur subversion yang saya paling suka adalah offline diff. Untuk pemakai laptop yang tidak selalu tersambung ke repository, ini sangat menolong. Tentu saja dibayar dengan ruang hard disk yang dimakan direktori .svn itu. -- Ariya Hidayat, http://ariya.blogspot.com
