baskara wrote: > On 1/6/06, Muhamad Carlos Patriawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > 2. Untuk yang applied apakah ada yang pernah menjadi produk,kalau ada > > dalam sektor apa ? apakah ada yg bergulir menjadi bisnis atau mentok di > > paten saja ? maksud saya risetnya evolving sbb: "penelitian di skala > > universitas --> patent --> persh startup --> produk" atau skenario > > kedua: "penelitian di skala universitas --> patent " ? > > Om Carlos kalau ingin melihat contoh yang dua-duanya berjalan, bisa > melihatnya di sini: > http://rsrc.pandhitopanji-f.org/ > > Pak Tetuko ini sekarang menjadi Associate Professor di Chiba University, > Jepun.
Sip,saya mencoba melihat bagaimana berbagai kulminasi aspek penelitian/riset/pengembangan sedemikian rupa sehingga menjadi inovasi produk. Startup company saya yang terakhir sebenarnya juga merupakan hasil "penelitian di skala universitas --> persh startup --> produk" yang merupakan hasil studi di bidang bio-informasi (DNA pattern recognizition) di Stanford University yang kemudian diaplikasikan di dunia networking. Paling tidak sudah ketemu 5 method pengembangan produk inovasi: 1. "penelitian di skala universitas(paten/no paten) --> persh startup --> produk" (mungkin termasuk google dalam kategori ini dan contoh2 yang om Baskara dan Pak Anto sampaikan) 2. "litbang internal perusahaan tapi tidak mendevelop riset tersebut--> founder keluar dan membuat persh baru/startup --> produk" (ini contohnya hasil riset di **** Labs dan *** Networking Reseach Division) 3. "litbang internal perusahaan --> produk" (metode umum dimana inovasi dilakukan internal) 4. "hasil analisa(lebih tepat disebut non-formal investigation) disebuah persh R&D yang sudah settled dan mendevelop produk--> hasil analisa tersebut representasi dengan VC --> founder keluar dan start persh startup/produk --> produk. (ini yang sering terjadi di valley dan kemudian menjadi produk 2nd/the next generation) 5. "hasil penelitian pribadi --> persh startup --> produk" (amazon.com) Thanks,point penting lagi agar (kita/termasuk bhtv) bisa dapat membedakan bagaimana "jalurnya" sebuah ide/penelitian menjadi produk inovasi. Carlos
