Muhamad Carlos Patriawan wrote:
Dari referensi,untuk mengukur software development proses pada sebuah
persh atau team dapat menggunakan 'capability maturity model' atau CMM
yg dikembangkan carnegie mellon.

Msg2 persh akan diberi rating 1-5 dengan 5 sebagai nilai
teringgi,sebagai perbanfingan satu dekade lalu di india hanya motorila
unit saja yg berhasil mendapatkan skor 5 dibanding tahun 2005 dimana
hampir 400 persh india mendapatkan skor tertinggi.

Ternyta ini salah satu alasan mengapa semakin banyak pekerjaan kompleks
yabg dilakukan di india.

Pertanyaan:

-apakah ada persh indonesia yg mendapatkan skor cmm ? How about jatis ?
Trabas ? Atau yg lainnya ?
-bagaimana 'awareness' ke arah rating tersebut ?



Apakah sudah ada software top dunia yang dihasilkan
lewat team atau perusahaan yang menggunakan CMM?

Maksud saya dengan software top dunia adalah
software macam Windows, Linux, Mozilla, Oracle, dll.
Kalau dalam kenyataan sedikit atau tidak ada
software top dunia yang dihasilkan
oleh team atau perusahaan yang menggunakan CMM
apakah CMM bermanfaat?

Maaf kalau pertanyaan di balas dengan pertanyaan lagi.
Soalnya saya amat sangat meragukan manfaat CMM.

Kirim email ke