> Syahdan,Akhirnya 10 org software dari kampung tukang bikin panci ini > mikir,gimana sich supaya bisa jadi seperti kampung tukang bikin > software yg hidupnya enak.
Saya paham betul uraiannya. Antitesis yang saya ajukan sebelumnya (dan dicurigai dapat saja terjadi) adalah kalau tidak ada 10 orang software di kampung tukang bikin panci itu. Atau, memang ada 10 orang tersebut, tapi tidak pernah menginginkan kehidupan di kampungnya enak (banyak alasan, mungkin karena sudah merasa cukup enak). Atau, ada 10 orang tersebut dan berkeinginan memakmurkan kampungnya tapi tidak punya kuasa cukup dan dipatahkan si kepala kampungnya. -- Ariya Hidayat, http://ariya.blogspot.com http://www.google.com/search?q=ariya+hidayat&btnI
