> > untuk ketidakmampuan belajar-bekerja SDM TI kita. kalau untuk intervensi > tsb. kita perlu 'obat', ya kita definisikan juga apa 'obat' yang
masalahnya mungkin itu mas: ada definisi "ketidakmampuan". Yang terjadi bukanya "ketidak mampuan",tapi "tidak melihat". Tapi sisanya saya paham apa yang mas adi maksud, yang saya tambahkan "we are not that bad". Banyak koq individu atau groups yang sebenarnya berbakat dan bisa belajar-bekerja, masalahnya cenderung SDM tersebut *scattered* (susah cari bahasa indonesianya) jadinya potensi tersebut tidak tergali. teori saya: manusia it di indonesia yang berbakat banyak,punya potensi belajar-bekerja di research center banyak,tapi gagal dikembangkan potensinya. Btw, ngomong definisi manusia IT bukan hanya software developer yang berada di open source lho, tapi semuanya, mulai dari yg bisa mengerjakan microsoft .NET sampai yang bisa mengerjakan java,etc. Carlos
