Saya sebenarnya suka sekali diskusi. Diskusi apapun, termasuk ke
topik-topik yang sensitif sekalipun. Yah, paling efek sampingnya sampai
hari ini pangkat saya masih script-kiddies terus. Diskusi yang diangkat
Mas Adjie di [email protected] dengan 609 anggota, yang
menamakan dirinya milis dengan topik utama teknologi, dengan peraturan
yang terdapat di teknoblogia.blogspot.com, saya gak tahu deh. Apakah
membahas yang berbau SARA ini di milis ini tepat/tidak.

Oke, katakanlah topik Yahudi ini kemudian masih bisa disambungkan ke
sisi teknologi. But believe me, this topic isn't easy. Tidak semua
orang bisa menerima. Dan gak semua juga orang punya waktu untuk menulis
ketidaksukaanya. Ditarik lagi ke sisi dalam, gak semua 609 orang yang
tergabung di milis teknologia ini berani bicara.

Di salah satu milis yang saya ikuti, dan ketika menyinggung soal topik
seputar SARA, saya cenderung lompat ke milis yang lain. Ah, pasti
kalaupun saya tanggapin tidak akan mengubah diskusi ke arah yang lebih
baik. Jadinya saya cuma pembaca pasif di milis tersebut.

Berikut tanggapan singkat saya akan isu Yahudi ini.  Oke katakanlah
Yahudi itu emang lebih pintar dari yang lain. Bolehkah saya berteori
seperti ini? Cerita-cerita, joke-joke, buku-buku, dan film-film yang
dibuat seputar Yahudi itu sebenarnya dibuat oleh siapapunn (bisa juga
oleh orang Yahudi sendiri) dengan tujuan untuk membuat kepintarannya
itu semakin terlihat pintar di orang-orang non-Yahudi.

Dan kalau teori saya benar, yah berarti kita semua sebenarnya sudah
ikut dalam permainan Yahudi ini sendiri. Yahudi mau kita berpikir
mereka selalu lebih pintar dari kita.

Zaki Akhmad
http://www.zakiakhmad.info

Kirim email ke