Edo Caligula wrote: > On 1/14/06, Muhamad Carlos Patriawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > And last May two brothers, Amit and Balraj > > Singh, sold Perabit Networks -- a company that developed algorithms for > > genetic research -- to Juniper Networks (JNPR ) for $337 million. > > > > ======= > > > > Wah Kamsiah Bang Oskar,kerjaan saya skrg masuk businessweek > > ternyata.Dua orang diatas is sitting next to my cubicle :) > > > > tapi yang kita kerjakan emang asik sich,mengubah long pattern menjadi > > bytes. > > > > Carlos > > Wah Carlos boleh sedikit cerita ttg Perabit Networks ini atau kalau > ada url yg bisa dishare juga boleh. Saya kemarin2 bertemu dengan
yg 'agak' historik ada di http://www.mindfully.org/GE/GE3/Computer-Genetic.htm tapi google saja "peribit networks" dan bukan "perabit". Ini idenya datang dari waktu foundernya yang research dna pattern di stanford waktu disana untuk melakukan kompression terhadap data networks menggunakan metode file compression seperti LZ dan dna pattern recogniztion. Perbedaan algorithmanya diungkap sedikit di http://www.computerworld.com/networkingtopics/networking/story/0,10801,63479,00.html Hasilnya,data di packet bisa reduced sampai 99% (tergantung data type),tapi itu baru satu hal. Hal selanjutnya yang di 'hack' adalah tcp ; dibikin sedemikian rupa sehingga throughput tcp tradisional yang misalnya hanya 50 kbps menjadi 1 Mbps.Kalau ini teknisnya total beda dibanding compression. Yang dihack ketiga adalah application protocols,seperti CIFS (Samba/Microsoft File sharing) dan MAPI/Exchange. website formalnya sekarang ada di www.juniper.net bagian apps acceleration ; juga bagus untuk liat2 kompetitor seperti riverbed (http://www.riverbed.com/ ) atau expand ( www.expand.com) ,kalau riverbed ini teknologinya berdasar paper foundernya waktu research di uc berkeley. Carlos Carlos
