Harry Sufehmi wrote:
> On 1/19/2006 at 5:30 PM muhamad carlos patriawan wrote:
> >Btw sory yach, saya karena mendengar dan melihat dua "sisi kehidupan"
> >>IT ini makanya sering nulis.....karena baik vendor dan perusahaan
> >>outsourcing seperti infosys SELALU MENGELUH kekurangan
> >>orang/SDM/resources sementara engineer Indonesia SELALU MENGELUH gak
> >>dapat kerjaan atau proyek yang bagus.
> >
> >
> >Nah, ini kan sebetulnya peluang.
> >
> >Mungkin, jangan2 sebetulnya cukup 1 orang saja yang kerja full-time
> >ini. Carlos kasih lead / koneksi, lalu dia follow up.
> >Setelah deal, lalu kerjaannya diboyong ke Indonesia.
> >==============================
> >
> >Wah planningnya mas Harry mulia sekali.
> >Akan tetapi ; itu yang saya bilang itu di "level perusahaan" lho ,
> >seperti Infosys,TCS,etc yang selalu kurang resources untuk mengerjakan
> >proyek-proyeknya, kurang orangnya ini salah satunya karena turnover
> >consultant mereka tinggi.
>
> Yah, kalau perusahaan belum bisa masuk  :-)  enggak apa. Nah, berarti 
> sekarang bagaimana caranya supaya orang-orangnya kita yang bisa masuk ?
>
> Kalau ide saya, kita bikin "pool", daftar orang2 yang siap di rekrut. Isinya 
> adalah orang2 yang kita rekomendasikan (jadi bukan asal cabut dari 
> mana-mana). Lalu, Infosys tinggal melihat ke daftar itu, dan menunjuk mana 
> saja yang dia pingin interview.
>

KORREKT ! plus skillsets matching , kasih ratin A-E berapa kualitasnya.

Sebenarnya mas harry, gua lagi kelimpungan juga sich,gara2 di milis
ccieindo si himawan forward hot jobs untuk kerjaan di valley ... jadi
banyak yang kirim email japri ; nah itu yang berminat ampe yang
dual-engine ccie segala .. dah kelas berat :-)

> Carlos, apakah ini kira2 bisa berjalan? Maksudnya dari sisi Infosys (dan 
> perush. lainnya), apakah mereka akan tertarik dengan scheme spt ini. Kalau 
> ya, saya bisa jalankan ini.
>

Bisa banget !
Infosys yang small size kan ada juga, nah itu yang reqsnya kita bisa
masuk.

>
> >Bisa sih,bikin persh terus dapat subkontrakan dari infosys,tapi itu
> >kalo dah punya kontak dan track record yang lama.
>
> Caranya begini: Banyakin orang2 di Infosys, lalu setelah banyak, keluar semua 
> dan bikin perusahaan sendiri. Lalu jadi subcon Infosys, he he, misalnya nama 
> perusahaannya Infonesia *grin*
> Ini solusi win-win; Infosys gak pusing, tinggal outsource ke Infonesia. Dan 
> Infonesia tentu jadi kebagian duitnya Infosys  :-)
>

EXACTLY KORREKT. Dan ingat ada infosys2 kecil yg gua bisa bantu , nah
Pak Hutapea kelihatannya bisa turun tangan nich :-))

Emang cara yang ini gua maksudkan.

Cara orang india,china dan irlandia juga gitu koq... nanti kalo kita
dah 'kuat' didalam ada dependensi sehingga mereka yang tergantung ama
kita, nah pas sudah begtu kan bargaining position kita kuat...kita
bikin startup atau small firm lagi :-)...

*maklumlah kebanyakan temen yahudi+india+china jadi paham permainanya*.



> Ini cara yang dipakai oleh beberapa orang di Birmingham City Council. Dulunya 
> mereka pegawai negeri - kini, ITnet telah menjadi salah satu IT company 
> terbesar di Inggris. Not bad, indeed.
>

Ini cara dimana2 mas untuk mengejar ketertinggalan dan gak perlu minta
bantuan asing :-)

Carlos
ps: kita bikin milis baru aja untuk yang ini,tapi khusus untuk yang
minat dan extra serius saja... jadi kalo cuman passive/mo dengerin
doang gak boleh..

Kirim email ke