On 1/25/2006 at 4:59 PM Andre Kusuma wrote:
>> Kalau saja Fedora bisa pakai apt, "murtad" deh saya ke Fedora, ha ha ;)
>tunggu apt bisa install package dengan nama yang sama tapi beda arch,
>pernah baca2 masuk TODO listnya kl gk salah, ato coba patch sendiri ;p.

Nanti saja deh kalau begitu, belum ada waktu utk oprek2 saat ini :)


>> Kalau yang saya sudah diarahkan ke mirror di cbn (fedora.cbn.net.id),
>jadi begitu di abort, dia
>> gak bisa lari lagi.
>wow thanks buat linknya. baru tau ada mirrornya. hore bisa update..

Saya juga baru tahunya setelah download updatenya sebesar 1,5 GB, doh, he he.
Untung dibantuin sama teman, yang punya koneksi 30 KBps (240 Kbps, stabil) di 
rumahnya.


>> Oh ya jadi ingat, Centos itu gimana sih ? Kayaknya menarik juga untuk
>alternatif RHEL, ada yg > intensif pakai ini ? Pros / cons ?
>1. download packages dari ftp.redhat.com
>2. search and replace semua redhat(tm) shadowman(tm) diganti centOS
>3. compile dan buat iso
>4. tada! CentOS siap di donlot.

saya sudah beli CD-nya, cuma saya belum berani install di client, sebelum 
dengar pengalaman dari yang sudah implement di lapangan.


>pros ?
>1. free of charge
>2. community based support. tapi disediakan juga commercial support

wah, saya baru dengar centos ada commercial supportnya juga ya.


>3. base code sama dengan RHEL

>cons ?
>1. errata dikeluarkan oleh RH duluan baru direcompile di centOS.
>2. kepastian existance centos.

nah, ini yang saya agak ragu pada saat ini memang.


>3. support RHEL official, dan kalau perlu bisa problem solving dengan
>developer ybs langsung.
>4. kejelasan perusahaan penyedia, pajak, surat2, invoice, dsb :p

Ya, kelihatannya sementara ini centos untuk oprek2 dulu deh.
btw; trims untuk referensi Simply Mepis, saya tertarik utk coba juga.


Salam,
Harry

Kirim email ke