On 1/26/06, m. c. ptriawn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Made Wiryana wrote:
> On 1/26/06, m. c. ptriawn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> > > Tapi koq saya jarang (gag pernah dengar?) ada kasus tuntutan terhadap
> > MS,
> > > ketika produknya misalkan terkena Virus?  :-)
> > >
> >
> > kalo virus , bugs , software defect , dan penyakit it sejenisnya tidak
> > mungkin tidak ada.
> > Tidak ada yang sempurna.
> >
> > Jadi emang gak bisa dituntut, dah ada disclaimernya (implisit dan
> > explisit) waktu beli produk it apapun.
> >
>
> Tergantung klas produk TI itu.  Kalau yg klas kritis, bug bisa diminimasi,
> dan proofed by contract.
>
> Control pesawat terbang, kontrol reaktor itu juga produk TI.

Betul Pak Made , trims atas tambahanya, memang untuk beberapa produk
harus minimum bugs.

Jadi ingat dua kasus:

- Jatuhnya pesawat Boeing BARU dengan Design dashboard baru dan
komposisi engine pada 1989,jadi ceritanya kapal ini jatuh karena sang
pilot gagal menganalisa desain engine dan control di boeing baru.

- Tahun 2005 kemaren banyak produk recall untuk alat pacu jantung dari
Guidant , ada bugs di hardware batterynya sehingga alat paca jantungnya
bisa stop bekerja tiba-tiba.

Carlos


Bukankah riskan juga bila ternyata, misalkan data kustomer berukuran 1 TB, rusak oleh virus/malware yng menyerang "bolong" dari OS proprietary, sedangkan kita hanya membeli produk mahal dgn disclaimer, "gw g tanggung jawab klo lu kena virus" nyaris yang tidak bedanya dng misalkan pake produk OSS (yang memang disclaimer sering dipertanyakan) secara hukum dianggap lemah....toh yang kuat (OS prop) jg malah 1/2 lepas tangan.

Jz


--
http://jesie.blogsome.com/2006/01/16/82/
http://www.friendster.com/user.php?uid=7778936
YM: jzbanget

Kirim email ke