----- Original Message ----- 
From: "ron4ld" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "teknologia" <[email protected]>
Sent: Friday, January 27, 2006 12:52 AM
Subject: [teknologia] Re: Iseng nanya distro linux


>
> Made Wiryana wrote:
> > Tergantung klas produk TI itu.  Kalau yg klas kritis, bug bisa
diminimasi,
> > dan proofed by contract.
> >
> > Control pesawat terbang, kontrol reaktor itu juga produk TI.
>
> Kenapa ya jarang denger pembahasan tentang produk TI untuk klas
> kritis seperti ini? Coba kalau code quality untuk sistem operasi dan
> program aplikasi bisa setinggi itu kan asyik, jadi nggak usah sering-
> sering patch bug and update.
>

Sebetulnya nggak jarang, bahkan termasuk banyak yaitu di Industri..

Lihat saja di pabrik-pabrik yang sudah computerized, semua pake jenis yang
begini.
Ada yang masih cukup "ringan" development cyclenya spt. di pabrik-pabrik
biasa ada yang sudah ekstrim berat.

1. Yang ringan2, spt. develop automatisasi pabrik pake SCADA biasanya ya
kena penyakit yang sama dengan penyakit di development software, ad-hoc.
Tapi karena programnya biasanya nggak terlalu besar, yang ngedevelop juga
biasanya nggak sebarang orang bisa mrogram, yaitu pakar sistem itu sendiri,
development cycle-nya jadi cepat konvergen.

2. biasanya developmentnya satu paket dengan HW-computernya bahkan dengan
"lingkungannya". Jadi bicara kontrol pesawat itu satu paket HW computer,
softwarenya, bahkan dengan aktuator2nya ke pesawat.

3. jumlah code-line untuk kasus ekstrim beratnya biasanya juga "nggak
banyak". Tapi dokumentasinya bejibun termasuk di dalam program itu sendiri
(commented). Yang mungkin nggak feasible untuk software-software normal
sehari-hari.

3. untuk banyak sistem kritis, yang saya temui malahan "booting" itu malah
satu cara untuk memastikan sistem akan bekerja 24-7-365. Salah satunya
dengan WatchDog Timer.

Salam
Ary

Kirim email ke