Saya pernah baca, sebenernya naik mobil itu lebih sering tinggi resiko
kecelakaannya dibanding dengan naik kapal terbang.

Ya krena safety  facility di pesawat memang cukup dan terkontrol, kalau berkendaraan kan tergantung individunya, spt ngecek rem, kompling, gas, oil, etcc2. di tambah lagi driving license yang ngga valid, asli sich cuman ngga make lulus test drive karena nembak. di sini kalau mau puinya driving license harus ikut sekolah dulu, kemudian ada test setelah lulus test,  baru dapet drivng license yang otomatis berlaku international costnya 1000Euro, terus kalau anda melanggar peraturan point nya langsyng berkurang.... kalau melanggar terus licensenya bisa di cabut dan ngga bisa driving lagi seumur hidup.

 

Ronald


Kirim email ke