> Nyebelin banget, kenapa ya sejalan dengan bertambahnya versi software,
> biasanya tambah bloated? Pasti ditambah dengan feature-feature
> yang nggak perlu. Mungkin kalo nggak, programmernya jadi nggak
> makan kali ya? Ada kepikir nggak cara improve software, tapi nggak
> jadi bloated?

Saya biasanya membayangkan istilah "bloat" ini menjurus ke kebutuhan
resource program versi baru yang lebih besar dibandingkan versi
lamanya. Nah, faktor bloatness ini bisa saja ortogonal terhadap
tambahan fitur yang ada di versi baru. Contohnya, optimasi memori
secara agresif yang saya kerjakan untuk KSpread membuat versi 1.5-nya
(akan datang, masih beta sekarang) memakan lebih sedikit memori
dibandingkan versi 1.4.x. Tapi 1.5 tetap punya lebih banyak fitur.

Kalau untuk menangani masalah bloat sesuai definisi di atas, ya banyak
cara untuk mengatasinya. Yang paling kentara adalah  "optimization". 
Buku "Software Exorcism" (Bill Blunden) bagus dibaca untuk masalah
ini.

Kalau untuk meredam feature, ini lebih sulit karena bergantung
kebutuhan user/customer/client. Ada memang aplikasi yang sudah matang,
tidak ditambah fasilitas baru, dan nyaris bebas bug, contohnya
(La)TeX. Tapi yang lazimnya, selalu datang permintaan terutama untuk
program yang masih berkembang.

Jadi ingat (lagi-lagi) Jamie Zawinski:
"Every program attempts to expand until it can read mail. Those
programs which cannot so expand are replaced by ones which can."

--
http://www.google.com/search?q=ariya+hidayat&btnI

Kirim email ke