On 2/7/2006 at 6:42 PM Ariya Hidayat wrote: >Eye candy seperti ini memang "cool factor". Tapi permasalahannya, >adakah yang betul-betul mengkonfirmasi kalau adopsi Linux untuk >desktop ditentukan faktor eye candy?
Kalau bagus kelihatannya, tapi susah dipakainya; saya kira ya tetap saja sulit. Anecdotal evidence yang beberapa kali saya saksikan; walaupun sudah di setup interface KDE yang jauh lebih "flashy" daripada Windows, tetap saja user kesulitan menggunakannya. "If you design your UI for non-techies, then only non-techies will use it", mungkin lebih tepat. Toh techies juga gak pakai GUI :-) real users use sh, he he. Salam, Harry
