On 2/13/06, Zaki Akhmad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dicky Arinal wrote:
> Ooo, Pak Samaun dari Stanford toh, kirain dari MIT, seperti Shockley.
> Dulu saya pernah diajar sama orang yang pernah diajar sama Pak Samaun.
> Karena Pak Samaun pernah diajar sama Shockley, dia bilang bahwa dia
> adalah generasi ke dua dari sang penemu transistor. Lalu mahasiswa ada
> yang nyeletuk "Kalau gitu kami adalah generasi ke tiga dong..."
Wah kalau gitu Pak Dicky anak Elektro dong? Wah keren tuh jadi
"cucu"nya Pak Samaun ya.
Warga teknologia gak ada yang punya informasi lebih soal Pak Samaun
nih? Saya lagi benar-benar butuh nih. Serius lho kali ini.
Sekadar informasi, Pak Samaun adalah Bapak Mikroelektronika Indonesia.
Salah seorang yang memiliki elang dan mampu terbang tinggi sekali.
Hingga saya baru mengerti kecanggihan teknologi Mikroelektronika di
tingkat akhir kuliah. Jadi motivasi saya menulis buku ini adalah supaya
semangat Pak Samaun bisa menyebar luas melintasi ruang dan waktu. Kalau
saya ngobrol sendiri kan aura-nya cuma berpengaruh ke saya aja.
Dengan kecanggihan teknologi mikroelektronika, memungkinkan saya untuk
menulis sambil menghitung bintang di atas langit. Eh jadi keinget buku
Pangeran Kecil. Buku Pangeran Kecil ini aslinya ditulis oleh penulis
asal Perancis. Ngelirik Mas Adjie ah, minta dikirimin Audio Book-nya La
Petit Prince.
> regards,
>
> Dicky Arinal
Zaki Akhmad
http://www.zakiakhmad.info
--
http://fajri.freebsd.or.id
