Adiguna Muhammad wrote:
> jadi inget sama Huawei kalo pas teknikal klarifikasi respons RFP.
> "Comply"-nya paling banyak. Kalah deh semua vendor eropa (even nokia).
> Padahal sebelumnya di workshop (punya cukup waktu untuk ngubek2 fitur2
> mereka) yang dibilang "comply" ternyata ga comply.
> Tapi di respons RFP mereka bilang "comply" lagi. hihihihihihi
>

FYA,
kalau di nasdaq , sering kali perusahaan china yang public dan listed
terkena teguran
atau SEC investigation/inquiry (badan pengawas security exchange),dari
masalah
"not compliance to regulation rules" sampai ke masalah finansial report
yang dipertanyakan.

Terakhir yg cukup hangat adalah utstarcom , wireless/3g vendors:
http://telephonyonline.com/wireless/regulatory/utstar_sec_inquiry_100705/
 sampai ada layoff besar2an padahal kan skrg jaman booming.

Saran saya kalau dealing dengan chineese vendor (dan vendor apa saja
sich) , lihat juga sejarah dan compliance thd regulation kalau mereka
listed.

Ngomong2 , malah perusahaan buatan orang Indonesia yang paling maju
(meskipun beda sektor) : MRVL / Marvell Semiconductors.

Carlos


> btw, salam kenal semua. udah lama nih jadi ROM (read only member)
>
> On 2/24/06, m.c. ptrwn <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> > anak Indo, bilang tahu kalau bener2 tahu,  jadi kalau tahu
> > setengah-setengah
> > diam aja  nah disini kita kelibas sama mereka. Kurang Pede, padahal
> > make
> > rexona, nah kalau india dan china hehehe no comment ..
> >
> > Jadi Ente ngga usah minder waten gitu Zak,  walaupun baru di titik nol
> > bilang aja yes, I know
> > ========================
> >
> > saya mau angkat ini lagi ach.ternyata mas adjie punya pengalaman yang
> > sama ya ? koq sama banget ya, misalnya ada orang indonesia dan orang
> > asia  ditawari pekerjaan, dua duanya punya kemampuan yang sama,
> > skenarionya hampir selalu:
> >
> > orang asia: "thanks man, we will finish the job better than you
> > expected" ,
> > yang orang indonesia: "Hmm..ooh, gimana ya mas , saya belum siap".
> >
> > Akhirnya dua atau tiga tahun dari titik pivot year tersebut , si orang
> > asia sudah menguasai banyak ilmu dari bidang teknis sampai manajemen ,
> > sedangkan engineer indonesia tetap disitu situ aja karena keribetan dan
> > mentalismenya. Artinya orang asia lain bisa maju karena "learning by
> > doing" disebabkan mereka punya mental yg bagus.
> >
> > Kalau masalah mental ini saya teringat dulu waktu kecil  saya join
> > sekolah sepakbolanya Sinyo Aliandoe di Ragunan (jaman galatama) , jadi
> > mantan pelatih PSSI ini selalu berkata :
> >
> > "Kalian tahu tidak kenapa Indonesia kalah bersaing dengan kesebelasan
> > luar negeri , itu bukan karena pesepakbola kita kurang kemampuan
> > teknisnya,tapi karena mentalnya langsung ciut begitu menghadapi
> > kesebelasan dari negara lain".
> >
> >
> > -mcp
> >
> >
> >
> >
>
> ------=_Part_4575_29559332.1140859180165
> Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1
> Content-Transfer-Encoding: quoted-printable
> X-Google-AttachSize: 2506
>
> <div>jadi inget sama Huawei kalo pas teknikal klarifikasi respons RFP.</div>
> <div>&quot;Comply&quot;-nya paling banyak. Kalah deh semua vendor eropa (even 
> nokia).</div>
> <div>Padahal sebelumnya di workshop (punya cukup waktu untuk ngubek2 fitur2 
> mereka) yang dibilang &quot;comply&quot; ternyata ga comply. </div>
> <div>Tapi di respons RFP mereka bilang &quot;comply&quot; lagi. 
> hihihihihihi</div>
> <div>&nbsp;</div>
> <div>btw, salam kenal semua. udah lama nih jadi ROM (read only 
> member)<br>&nbsp;</div>
> <div><span class="gmail_quote">On 2/24/06, <b class="gmail_sendername">m.c. 
> ptrwn</b> &lt;<a href="mailto:[EMAIL PROTECTED]">[EMAIL PROTECTED]</a>&gt; 
> wrote:</span>
> <blockquote class="gmail_quote" style="PADDING-LEFT: 1ex; MARGIN: 0px 0px 0px 
> 0.8ex; BORDER-LEFT: #ccc 1px solid"><br>anak Indo, bilang tahu kalau bener2 
> tahu,&nbsp;&nbsp;jadi kalau tahu<br>setengah-setengah<br>diam 
> aja&nbsp;&nbsp;nah disini kita kelibas sama mereka. Kurang Pede, padahal
> <br>make<br>rexona, nah kalau india dan china hehehe no comment 
> ..<br><br>Jadi Ente ngga usah minder waten gitu Zak,&nbsp;&nbsp;walaupun baru 
> di titik nol<br>bilang aja yes, I 
> know<br>========================<br><br>saya mau angkat ini lagi
> ach.ternyata mas adjie punya pengalaman yang<br>sama ya ? koq sama banget ya, 
> misalnya ada orang indonesia dan orang<br>asia&nbsp;&nbsp;ditawari pekerjaan, 
> dua duanya punya kemampuan yang sama,<br>skenarionya hampir selalu:<br><br>
> orang asia: &quot;thanks man, we will finish the job better than 
> you<br>expected&quot; ,<br>yang orang indonesia: &quot;Hmm..ooh, gimana ya 
> mas , saya belum siap&quot;.<br><br>Akhirnya dua atau tiga tahun dari titik 
> pivot year tersebut , si orang
> <br>asia sudah menguasai banyak ilmu dari bidang teknis sampai manajemen 
> ,<br>sedangkan engineer indonesia tetap disitu situ aja karena keribetan 
> dan<br>mentalismenya. Artinya orang asia lain bisa maju karena &quot;learning 
> by
> <br>doing&quot; disebabkan mereka punya mental yg bagus.<br><br>Kalau masalah 
> mental ini saya teringat dulu waktu kecil&nbsp;&nbsp;saya join<br>sekolah 
> sepakbolanya Sinyo Aliandoe di Ragunan (jaman galatama) , jadi<br>mantan 
> pelatih PSSI ini selalu berkata :
> <br><br>&quot;Kalian tahu tidak kenapa Indonesia kalah bersaing dengan 
> kesebelasan<br>luar negeri , itu bukan karena pesepakbola kita kurang 
> kemampuan<br>teknisnya,tapi karena mentalnya langsung ciut begitu 
> menghadapi<br>
> </div><br>
> 
> ------=_Part_4575_29559332.1140859180165--


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena Anda tergabung pada grup Grup Google 
"teknologia" grup.
 To post to this group, send email to [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lainnya, lihat grup ini pada 
http://groups.google.com/group/teknologia
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke