>
> saya hanya ingin menempatkannya pada  prespektif yg pas. misal ekonomi
> amerika memang sangat bermasalah, tapi tetap ekonomi amerika adalah
> terbesar di dunia disusul oleh cina dan jepang. dan jika cina dan
> jepang disatukan, ekonomi amerika masih tetap lebih besar dari
> kombinasi ekonomi cina dan jepang.

Yang perlu diingat:
- Tahun ini AS sudah jadi net importir dalam bidang IT
- Trade defisit AS dalam "record high" apalagi vs import dari China.

ya yang paling terlihat benar adalah Amerika importir minyak terbesar didunia, alih2 ngga bisa berkongsi dengan pasokan minyak di negara arab, yaa  Iraq di jadikan target, yaa salah satu  strategi economic hitman (*lho threadnya jadi lari kesini lagi heheheh *)
 

>
> juga soal inovasi teknologi. amerika yg memulai pesawat terbang, mobil
> , telepon, listrik, dan internet. meskipun sekarang jelas misalnya
> jepang lebih hebat dlm membuat mobil. menteri riset jerman pernah
> datang ke kampus saya dan membahas hal sama: bagaimana eropa bisa lebih
> inovatif.

Masalahnya: It was.

Itu 10 atau 100 tahun yang lalu :-) hari ini orang China sudah sama
pintarnya seperti senior2nya orang AS 20-30 tahun yang lalu.

setuju seratus tahun lalu emang orang amerika bisa bikin patung liberty, lah yang aslinya ada disini dekat apartment cuman 500 meter, terus kalau internet di compare dengan minitel yaa lebih bagus minitel kemana-mana cuman karena orang perancis ngga bisa ngomong inggris jadi jualannya ngga laku kalah sama orang amerika yang bisa nge-"branding" dan memang peran geo-politis amerika  cukup kuat dengan memaksa orang menggunkana internet pada awalnya dibanding dengan minitel, tapi yaa itu sudah masa lalu, kemudian China ribuan tahun lalu juga udah canggih cuma sayang kita ngga tahu aja apa semua rahasia dibalik tirai bambu, bahkan kalau ngga salah pasta dan spageti itu juga asal muasalnya dari china, tapi itu lagi-lagi sudah lewat.
 

> saya orang indonesia yang tertarik mempelajari bagaimana amerika
> sukses, dan melihat2 hal2 mana yang mungkin diterapkan untuk di
> indonesia. dan tentu kita bukan belajar dari amerika, tapi juga dari
> singapur, uni emirat arab, australia, india, jerman, iran, cina dll.
> kebetulan saja saya di amerika, jadi taunya amerika.

Dalam 10 tahun kedepan posisi China dan India mungkin akan sejajar
dengan AS.

Carlos, Saya sependapat, kalau dulu ke tiap negara ada China town, bentar lagi bendera Cina ada di Mars, bukan lagi di bulan. terus terang 20 tahun lalu cina/india/korea mungkin masih dibilang sejajar dengan Indo, tapi sekarang kita ngga bisa sejajar dengan lagi, bahkan level kita dengan vietnam aja ngga ada apa-2nya, harus kerja extra keras buat menyusul, maaf mengutip sabda Rasul Muhammad SAW, "tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negri Cina" ini sekarang ada benarnya.

 

Btw sekarang di kongres sedang dibicarakan "bill" untuk meningkatkan
"american competitiveness" biar gak makin jatuh. Beberapa pointnya:
 

a)
memperbesar funding
b) import lebih banyak lagi smart people dari luar AS untuk
belajar/bekerja di AS.

Carlos atau Roby yang kebetulan ada di amerika, saya mau tanya gimana caranya Amerika bisa memperbesar Funding kalau secara ekonomi defisit perdagangannya besar, kemudian dengan meng-hire smart people bukankah Cost operationnya makin tinggi, nah kalau costnya tinggi gimana bisa neken harga jual product kalau di China atau india banyak product yang di hasilkan orang2 pinter tapi di jual dengan harga yang relatif lebih murah

-mcp

rgds

Adjie


Kirim email ke