Ini juga jadi pertanyaan saya.

Sebenarnya setelah kita yang di San Jose ini bertemu dengan Pak Armien
cs sekitar akhir tahun 2000, sempat terjadi pertemuan di Kedubes RI di
SF yg dihadiri Pak Armien cs dan Pak Sehat dari Marvell dan masyrakat
Indonesia (saya ikutan). Kabarnya setelah itu ada 'possible investment'
dari Marvell dan Atmel ke Indonesia.

Tapi setelah itu, seperti biasa , tidak ada kabar kabarnya, saya sempat
tanyakan juga ke milis teknologia ini siapa tahu ada yang tahu status
updatesnya, tapi gak ada jawaban.
Padahal kalaupun ada investasi, jumlahnya masih tergolong "peanuts" ,
alias "cuman"  500,000 s/d 1,000,000 usd saja jadi mengherankan kalau
gagal.

hmmm kalau investasi sekecil ini aja masih gagal, berarti ada problem yang sangat mendasar di Indonesia,  saya sendiri ngga punya gambaran seberapa ruwetnya problem disana, di tambah lagi infrastructure yang memang jadi kendala. mungkin ada yang bisa share seberapa kusutnya kah problem ini, tapi saya yakin sekusut-kusutnya problem pasti selalu ada jalan keluarnya,  yang jelas perlu memang success story di Indo, karena begitu ada berhasil satu well yang lain pasti ngikut.


Adjie


Kirim email ke