Mungkin bosen kali yaa kalau ngomong soal Cina atau India, kayaknya itu lagi yang di omongin. any way, ini sebenarnya kekesalan saya setelah membaca beberapa jurnal dari IEEE dan Wiley beberapa hari ini, karena penulisnya kalau XU, WU, MING etc, dimana yang nulis itu sebagian besar orang Cina dan India, terus say berkesimpulan bahwa kalau Cina dan India sekarang bisa maju pasti bukan cuma sekedar membalik telapak tangan alias sulap, tapi ada process yang dilakukan selama beberapa tahun ke belakang. Spt nya hal ini udah di lakukan juga oleh vietnam, saya ngga tahu spt nya di indo setelah krisis ekonomi 1998 pendidikan bukan jadi target utama.
saya iseng terus googling tentang statistik mahasiswa Cina di LN, gila, pantesan aja mereka bisa maju lha wong tiap tahun kirim 3000 mahasiswa ke 80 negara dan ini berdasarkan statistik dari wesite tahun 2000, saya ngga punya data tentang India, mungkin Fatih bisa memberi info. So bagaimana dengan Indonesia ada yang punya statistik nya ...?
http://www.csc.edu.cn/en/readarticle/readarticle.asp?articleid=219Kalau 50% dari mahasiswa cina itu Phd atau S3 gila... luar biasa, jadi ini adalah hasi yang mereka tanam 20 tahun lalu.
The main tasks of the China Scholarship Council are to deal with applications of Chinese scholars for studing abroad on the China Scholarship programs, organize assessments by experts, formulate relevant regulations and guidelines, provide guidance to the designated local offices working with the CSC, and provide consultative services to assist CSC-sponsored scholars in making contact with foreign institutions.
CSC sponsors about 3000 Chinese citizens annually to undertake studies or research in more than 80 countries or regions. In 2000:
* 1,747 China Scholarship study fellows;
* 503 under Distinguished Visiting Scholar Programme;
* 600 under various bilateral or multi-lateral exchange scholarship programmes and projects.
Salam
Adjie
