Tadi malam lihat iklan layanan masayarakat di salah satu TV swasta, "TELKOM Internet Goes to School". Iklan yang cukup menarik, mencoba menjelaskan dengan sederhana apa dan bagaimana internet serta keuntungannya dari beberapa sisi. Saya pikir ini usaha yang cukup baik dari TLKM, namun yang lebih penting adalah tindak lanjutnya, apakah program ini akan dijalankan sesuai rencana dan sepenuh hati? bagaimana caranya setelah Internet itu "datang", dia membawa manfaat nyata terutama bagi masyarakat di pedesaan? Semoga ini bukan hanya program untuk melunasi "kewajiban"....



On 5/8/06, Akhmad Fathonih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Baru aktif lagi baca teknologia, pas baca kebetulan kok nyambung
dengan cerita "temen" saya.

Dia bercerita tentang seorang Lurah di sebuah desa yang berpidato pada
warganya tentang betapa saktinya internet. Padahal, yang punya telpon
di desa itu saja masih bisa dihitung dengan dua tangan :D.

Cerita lagi, baru-baru ini di daerah "temen" saya tadi bekerja, baru
saja dipertontonkan teknologi teleconference (saat kunjungan wapres
;)). Menurut pejabat pemerintah lokal, hal ini sejalan dengan visi dan
rencana daerah yang memang ingin memanfaatkan IT. Tapi sebelum itu
"temen" saya juga cerita, betapa "anehnya" pemerintahan di sana. Kalau
denger ceritanya tentang aktivitas kerja yang berhubungan dengan
pemerintahan, hati ini serasa diiris-iris :D. Masalah gizi,
pendidikan, kesetaraan gender, dll jelas-jelas masih ada. Entah apakah
isu-isu tersebut tidak dirasa atau memang sudah terbiasa sehingga
sudah mati rasa. Dan sekarang, IT akan segera datang. Hehehe, entah
apa yang akan terjadi :D

Poin saya, seringkali teknologi dianggap sebagai solusi (silver
bullet), padahal yang belum tentu. kadangkala masih ada banyak hal
yang perlu dirampungkan sebelum teknologi bisa masuk dan dimanfaatkan.
Dan pun, apabila suatu teknologi sudah dipercaya akan dipakai, tentu
saja tidak hanya sekedar "hardware"-nya saja yang harus disiapkan.
Pekerjaan implementasinya pun pasti tidak hanya sekedar install and
finish. Masalah petani, harga pasar dll tidak akan selesai hanya
dengan memberikan PDA yang bisa mengakses RSS feed harga pasar :)

Mungkin ini mengingatkan kembali akan thread-thread jadul tentang
teknologi yang membumi :). Mohon maaf kalau tulisannya cetek :D dan
tidak qualified di teknologia. So be it :p

--
Akhmad Fathonih | http://blog.neofreko.com | http://jogja.linux.or.id
Talk is cheap. Show me the code (Linus, 2000)
This is my way of Ninja (Naruto, Konoha Village)



--
Cheers,
Yusron
~to be a better man....~

Kirim email ke