> > Ini jelas tidak mungkin, karena saya sudah bermimpi-mimpi pulang dan
> mengajar di Indonesia. Ngajar di LN seperti Jerman ? Boseeeeen. Pengen
> menerima tantangan sesungguhnya sebagai pengajar .
>
> Maksudnya tantangan sesungguhnya apa nih pak made? emang di jerman
> tantangannya gak ada?
> Kalo di Indonesia kan tantangannya antara lain(mungkin), siswa yng gak
> lulus2, siswa yang gak pernah hadir tapi pengen lulus.
Tantangan mencakup: menengahi mahasiswa yang ribut, ikut panitia
17-an, ketua RT/RW, giliran jaga poskamling, aktif di posyandu, dan
sekaligus jadi tempat curhat.
Yang seperti ini memang nggak ada di Jerman :-)
Belum ditambah gaji pas-pasan, sering harus ngasih amplop pas kawinan, ada arisan ini itu, tiap week end harus acar akeluarga.
Belum harapan masyarakat membentuk lulusan yang siap pakai, berbudi luhur, pintar, cakep, rajin sembahyang, dan tidak sombong (si Boy kali... sorry jadul banget)
IMW
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
