On 7/7/06, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Maka kami waktu itu membuat berbagai shell script untuk mengelola > mailing list. Mulai keluar script yang bernama Garuda yang digunakan > untuk menjadi relay milis Janus (yaitu milis untuk mahasiswa Indonesia > di luar negeri yang servernya ada di Berkeley). Kemudian shell script ini > berkembang lagi. Saya ikut berkontribusi dengan membuat perl script > sendiri untuk milis PAUMKIRO, ISNET, dan seterusnya.
Oh lupa mau cerita di belakang layarnya. Data dari email pelanggan disimpan dalam sebuah berkas. Kalau ada member yang ingin diparkir dulu, ditandai dengan awal tanda seru. contoh [EMAIL PROTECTED] ! [EMAIL PROTECTED] ! [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] Jadi muncul istilah "dipenthung" kalau mau memparkir orang atau kalau mau mem-ban seseorang. he he he. Kalau ada yang mau istirahat dulu, dia bilang ... tolong saya dipentung. ha ha ha. That was a good old day. (Kalau sekarang di smartlist-nya procmail, pakai tanda kurung) -- budi --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
