Dalam protocol stack IP dan ATM ada di layer yang berbeda, jadi mereka
komplementer, bukan substitusi. IP jelas layer 3, sementara ATM lebih
tepat layer 2. ATM punya AAL yang bisa mengadaptasi upper layer
protocol termasuk IP (IP ditumpangkan dalam AAL5). Dalam interface Iu
(interface dari RNC ke PS core network dalam UMTS) yang terjadi adalah
UserData->GTP->UDP->IP->AAL5->ATM-> PHY ->ATM->AAL5->IP->UDP->GTP-UserData
yup, data flow nya secara garis besar memang spt itu. tapi saat ini yang menarik adalah adalah saat ini koneksi dari Node B ke RNC yang pure ATM bisa di rubah dengan TDM over IP di NodeB (walapun tidak pure IP hanya encapsulation transport), kemudian di lewat kan over DSL atau HSDL and di convert lagi di end point sebelum ke RNC kembali jadi ATM, yang menarik ini bisa menekan harga rental E1 connection dari satu Node B / BTS ke RNC karena untuk HDSPA ( 3.5G) di butuhkan minimal 4 E1, kebayangkan kalau mau deploy 1000 NodeB berapa cost yang di keluarkan untuk rental E1. jadi ini teknology antara sebelum Mbak UMTS beneran menikah dengan Mas IP. Menariknya lagi tidak ada masalah clocking pada saat recover, jadi clockingnya yang di kirim oleh Node B bisa di terima dengan presisi oleh RNC denga clocking yang sama spt menggunakan ATM.
trafik SS7 over IP. Drivernya adalah booming SMS. Legacy SS7 network
memang tidak dedesign sebagai bearer service sehingga tidak sanggup
lagi menghandle trafik SMS yang meledak.
hehehe karena pada awalnya SMS tidak di desain untuk sarana komunikasi, SMS di desain untuk announce IVR dan notification voicemail, kan orang di europe tempat asalnya GSM lebih suka bicara dari pada kirim SMS, dan telpon ke voice mail untuk dengerin pesan beda dengan karakter end user di asia yang berfikir lebih murah untuk sms ria ( yaa karena ke luguan ini operator bener2 untung). tapi akhirnya trend ini juga bekembang ke europe dimana SMS akhirnya di akui sebagai sarana komunikasi di tambah lagi dengan banyaknya VAS dari SMS ini, spt mobile kiosk, ect.
Dalam UMTS jg ada IMS (IP Multimedia Subsystem) sebagai key ingredient
dari aplikasi mobile P2P IP.
to good to be true, IMS adalah future yang akan bermuara pada convergence fixed to mobile, well even tough still not mature enough karena standardnya masih terus berkembang tapi sudah cukup menjajikan untuk di implementasikan di real network.
Jadi memang IP adalah core network dari UMTS, tapi kembali lagi dia
perlu layer di bawahnya, dalam hal ini yang dipinang adalah ATM.
yaa, karena di UMTS saat ini masih terbagi dua yaitu PS dan CS, karena konsep awalnya GSM masih menggunakan teknologi fixed, makanya masih ada Circuit switch utuk voice/video dan memang sudah terbukti sejak dulu.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
