Gimana dengan bangunan belanda?
Smp & SMA saya (SMPN III & SMAN IX Surabaya), bekas bangunan belanda.
Sama juga meski di luar panas kentangkentang, di dalam adem ayem.
Ya karena udara panas ndak kena di badan kita (di langit-langit), kalau bangunan baru di Jerman udara panas yg ngendon di langit langit akan teralir kan ke luar. Justru itu ndak perlu terlalu tinggi sekarang
Temboknya tebal, bangunannya tinggi ( > 10 meter kali), terus genteng
nya juga tebal (karangpilang).
Antara genteng dan ruang kelas ada "firewall" jadi panas dari genteng
tidak langsung memanggang ruang kelas.
Ini juga diterapkan tapi dg konstruksi dan materi yang lebih baru. Kalau kita pakai karangpilang (wah ini genteng favorit saya, soalnya kalau dinaikin ndak pecah, maklum karir pengejar layangan membutuhkan naik genteng kadang-kadang).
Kemudian sewaktu murid (pas SMA) makin banyak, dibuatkan bangunan untuk
kelas tambahan. Sayangnya bangunan baru tersebut tidak mengikuti gaya
bangunan lama. Meski diberi beberapa kipas tetap saja sumuk. Sehingga
tiap hari seragam dicuci, karena tiap pulang sekolah sudah kecut.
Untung saya cuma 1 semester di kelas oven tersebut.
Memang untuk membuat bangunan nyaman, itu bia menjadi mahal dan TIDAK kelihatan mata mahalnya itu.
Makanya jarang yang mau, lebih bagus pasang AC jadi keliatan berduit bisa beli AC. Saya jarang pakai AC karena alergi :-)
IMW
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
