Note: forwarded message attached.

LuVly,
   
  NaThaLia SaNnia

       
---------------------------------
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows on 
Yahoo! TV.    
--- Begin Message ---
----- Original Message ----- 
From: Muliawan 
To: Dewi Utami ; Yanti Pinangsia ; windi smc ; Surachmat smc ; syarif ; Sri 
Suharyati ; saefudin ; rita ; maya ; may ; julio czar ; Ipit Sojari ; irna ; 
ipeh ; Ipaaaaahhhh ; ika ; aries 
Sent: Wednesday, September 19, 2007 10:11 AM
Subject: Fw: Yang tidak sayang ibu,jangan baca.



----- Original Message ----- 
From: Endah Retnowati 
To: IWAN 
Sent: Wednesday, September 19, 2007 9:26 AM
Subject: Fw: Yang tidak sayang ibu,jangan baca.



----- Original Message ----- 
From: Toto 
To: CS HQ Receptionist 
Sent: Monday, September 17, 2007 12:35 PM
Subject: Fw: Yang tidak sayang ibu,jangan baca.



----- Original Message ----- 
From: SEID - QRCC Incoming Inspection 
To: Nunung ; Tulus ; QRCC Team 
Sent: Monday, September 17, 2007 8:11 AM
Subject: Re: Yang tidak sayang ibu,jangan baca.



  ----- Original Message ----- 
  From: Triana 
  To: T-SAR 
  Sent: Monday, September 17, 2007 7:48 AM
  Subject: Fw: Yang tidak sayang ibu,jangan baca.



  ----- Original Message ----- 
  From: Dian Handayani 
  To: tina ; Tri Hartati 
  Cc: ana ; dini 
  Sent: Friday, September 14, 2007 2:03 AM
  Subject: Fw: Yang tidak sayang ibu,jangan baca.



  ----- Original Message ----- 
  From: Rini Pujihastuti 
  To: Rini Suryani ; Ros Munthe ; Eet Trianty ; Dian Handayani ; Desy Widiyanti 
; Bung Romli ; Bi Omah ; Ayi ; au final2 ; Astri Anggraini 
  Sent: Friday, September 14, 2007 1:29 AM
  Subject: Fw: Yang tidak sayang ibu,jangan baca.


  Sekilas Cerita dari : Salah seorang yang sayang dengan ibunya



  Ketika ibu saya berkunjung, ia mengajak saya untuk berbelanja bersamanya 
karena dia membutuhkan sebuah gaun yang baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi 
berbelanja bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar, 
tetapi walaupun demikian kami berangkat juga ke pusat perbelanjaan tersebut. 
Kami mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaun wanita, dan ibu saya mencoba 
gaun demi gaun dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya 
mulai lelah dan ibu saya mulai frustasi.    Akhirnya pada toko terakhir yang 
kami kunjungi, ibu saya mencoba satu stel gaun biru yang cantik terdiri dari 
tiga helai. Pada blusnya terdapat sejenis tali di bagian tepi lehernya, dan 
karena ketidaksabaran saya, maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri 
bersama ibu saya dalam ruang ganti pakaian, saya melihat bagaimana ia mencoba 
pakaian tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengikat talinya.

  Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi 
dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya 
digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi 
dan mencoba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sadari.  Setelah 
saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke kamar ganti untuk 
mengikatkan tali gaun tersebut. Pakaian ini begitu indah, dan dia membelinya.
  Perjalanan belanja kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan 
tidak dapat terlupakan dari ingatan saya. Sepanjang sisa hari itu, pikiran saya 
tetap saja kembali pada saat berada di dalam ruang ganti pakaian tersebut dan 
terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengikat tali blusnya. Kedua 
tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi saya, memandikan saya, 
memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa 
untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang 
paling membekas dalam hati saya.

  Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu saya, mengambil 
tangannya, menciumnya ... dan yang membuatnya terkejut, memberitahukannya bahwa 
bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. 
Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan mata 
baru, betapa bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari 
seorang ibu. Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan 
hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri. Dunia ini memiliki banyak 
keajaiban, dan ada yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi 
keindahan tangan Ibu...

  With Love to All Mother
  " JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU KIRIMLAH CERITA INI KEPADA 
  ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT 
  MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA "

  Note : Berbahagialah yang masih memiliki Ibu. Dan lakukanlah yang
  terbaik untuknya........... 



------------------------------------------------------------------------------
  Got a little couch potato? 
  Check out fun summer activities for kids. 

--- End Message ---

Kirim email ke