Artikel bagus ni...dari rublik ustadz menjawab,
eramsulim.com, dibaca yach...! Insya Alloh
bermanfa'at.


warm regards


ronn

---------------------------------
Assalamualaikum wr wb

Ustaz yang saya hormati,

Ahmadiyah dianggap sebagai aliran sesat oleh MUI dan
ulama-ulama di Indonesia karena menyimpang dari Ajaran
Islam. Mereka beranggapan bahwa Nabi Muhammad Saw.
Bukanlah nabi terakhir.

Oleh karena itu, saya mohon penjelasan dari Ustaz
mengenai hal ini berikut dalil yang menguatkan bahwa
Muhammad adalah khatamman nabiyyin...

Syukron

Asep Budiman
[EMAIL PROTECTED]
Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Ahmadiyah dianggap sesat bukan hanya oleh MUI saja,
tapi oleh semua negeri Islam. Bahkan sebenarnyasudah
dianggap bukan bagian dari agama Islam oleh 1, 5
milyar umat Islam sedunia. Sebab umat Islam sedunia
tidak mau agamanya dirusak oleh kelompok sesat buatan
oleh agen Inggris itu. Tidak ada satu pun mufti atau
ulama di dunia kecuali jelas dan tegas menyebutkan
bahwa Ahmadiyah bukan agama Islam.

Dalam agama Islam, bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai
nabi terakhir adalah harga mati. Keluar dari keyakinan
itu berarti bukan ISlam.

Sebaliknyabagi agama Ahmadiyah, bahwa Mirza adalah
nabi juga harga mati. Bukan Ahmadiyah kalau tidak
mengakui Mirza sebagai nabi.

Maka Islam dan Ahmadiyah memang dua buah agama yang
sejak dari dasarnya sudah berlainan. Karena secara
aqidah dasar, doktrin keduanya memang tidak bisa
bertemu selamanya.

Tidak ada ceritanya agama Kristen mengakuiMuhammad SAW
sebagai nabi. Kalau sampai mengakui kenabian Muhammad
SAW, tentu sudah bukan Kristen lagi, bukan? Nah
demikian juga dengan agama Islam, tidak ada ceritanya
mengakui Mirza sebagai nabi. Kalau sampai ada orang
Islam mengakui Mirza sebagai nabi, jelas dan pasti dia
telah keluar dari agama Islam. Sederhana saja
masalahnya.

Sumber Masalah = Mengaku-ngaku sebagai Agama Islam

Yang jadi penyakit adalah agama Ahmadiyah ini tidak
percaya diri untuk hidup mandiri. Dengan aqidah yang
berbeda itu, masih saja mengaku-ngaku sebagai agama
Islam.

Padahal seandainya agama Ahmadiyah secara gentle
mengakui bahwa mereka memang terpisahdari agama Islam,
tidak mengaku-ngaku sebagai bagian dari agama Islam,
masalahnya sudah selesai. Yang membuat masalahnya
tidak selesai-selesai sampai sekarang adalah para
pemuka kelompok itu masih saja beranggapan ajaran
mereka sebagai bagian dari agama Islam.

Ini lucu sekaligus aneh. Islam adalah agama yang tidak
mengakui kenabian setelah Muhammad. Kalau mengakui ada
nabi setelah Muhammad, maka bukan termasuk agama
Islam. Tiba-tiba ada orang yang tidak mau mengakui
prinsip dasar itu tetapi tetap memaksakan diri untuk
dianggap sebagai muslim.

Dalil Muhammad SAW Nabi Terakhir

Dalam agama Islam, ada dua sumber hukum utama yang
diakui, yaitu Al-Quran dan Hadits Nabawi. Sedangkan di
dalam agama Ahmadiyah, sumber kedua bukan hadits nabi
melainkan menggunakan logika, atau lebih tepatnya
akal-akalan semata. Mereka tidak mau percayakepada
hadits nabi yang kita kenal itu.

Tidak dipakainya hadits nabi Muhammad SAWoleh
Ahmadiyah sudah cukup menjelaskan perbedaan kedua
agama ini. Jadi agama Ahmadiyah memang 100% bukan
agama Islam.

Hadits-hadits Tentang Muhammad SAW Sebagai Nabi Akhir
Zaman

Dalil-dalil ini harus kita akui sebelumnya, bahwa
tidak akan ada gunanya untuk disodorkan kepada para
pemeluk agamaAhmadiyah, karena agama Ahmadiyah memang
bukan agama Islam, jadi mereka tidak akan percaya
hadits nabi, seberapa pun shahih dan banyaknya.

Bahkan sebenarnya mereka juga tidak percaya kepada
Al-Quran sebagaimana kita mempercayainya, karena
Al-Quran yang mereka yakini bukanlah sebagaimana yang
kita yakini. Mereka hanya meyakini bunyi dan teks
ayatnya saja, tapi makna dan pengertiannya pun mereka
ingkari. Dan mereka bikin sendiri makna ayat itu
seenak perutnya, meski tidak ada seorang ahli tafsir
pun yang membenarkannya.

Jadi tidak ada gunanya kita jadikan hujjah di depan
mereka. Sama saja percuma berdebatdengan orang Atheis
menggunakan ayat Al-Quran, sebab sejak awal mereka
memangtidak percaya kepada Al-Quran.

Tapi hadits-hadits berikut ini akan berguna buat kita
umat Islam, yang masih percaya kepada Al-Quran dan
hadits shahih.

Rasulullah SAW berkata kepada 'Ali, "Hubunganmu
dengankuseperti hubungan Harun dengan Musa. Tetapi
tidak ada Nabi yang akan datang sesudahku." (Bukhari
dan Muslim).

Nabi SAW bersabda, "Kaum Israel dipimpim oleh beberapa
nabi. Jika seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi
lain meneruskannya. Tetapi tidak ada nabi yang akan
datang sesudahku, melainkan hanya para kalifah yang
akan menjadi penerusku (HR Bukhari)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi
Muhammad SAW bersabda, ""Perumpamaan saya dan para
Nabi sebelum saya seperti orang yang membangun satu
bangunan lalu dia membaguskan dan membuat indah
bangunan itu kecuali tempat batu yang ada di salah
satu sudut. Kemudian orang-orang mengelilinginya dan
merekaheran lalu berkata: 'Kenapa kamu tidak letakkan
satu batu ini.?' Nabi menjawab: Aku adalahbatu itu dan
Aku penutup Nabi-nabi" (HR Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, "Silsilah kerasulan dan
kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada
lagi rasul dan nabi sesudahku." (Hr. At-Tirmizy,
Ahmad)

Dari Jubair bin Mut'im radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi
SAW bersabda, "Sesungguhnya Aku punya beberapanama,
Aku adalah Muhammad, AKu adalah Ahmad, Aku adalah
Al-Mahi di mana Allah menghapuskan kekafiran karena
Aku, Aku adalahAl-Hasyir yang mana manusia berkumpul
di kakiku. Aku adalahAl-'Aqib yang tidak ada Nabi
setelahku" (HR Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, "Allah telah memberiku dengan
enam macam kebaikan yang tidak dinikmati Nabi-nabi
terdahulu: [1] Aku dikaruniai keahlian berbicara yang
efektif dan sempurna. [2] Aku diberi kemenangan kare
musuh gentar menghadapiku[3] Harta rampasan perang
dihalalkan bagiku. [4] Seluruh bumi telah dijadikan
tempatku beribadah dan juga telah menjadi alat pensuci
bagiku. Dengan kata lain, dalam agamaku, melakukan
shalat tidak harus di suatu tempat ibadah tertentu.
Shalat dapat dilakukan di manapun di atas bumi. Dan
jika air tidak tersedia, ummatku diizinkan untuk
berwudhu dengan tanah (Tayammum) dan membersihkan
dirinya dengan tanah jika air untuk mandi langka. -[5]
Aku diutus Allah untuk menyampaikan pesan suciNYA bagi
seluruh dunia.[6] Dan jajaran Kenabian telah mencapai
akhirnya padaku (HR.Muslim, At-Tirmizy, Ibnu Majah)

Rasulullah SAW berkata, "Seandainya benar seorang Nabi
akan datang sesudahku, orang itu tentunya Umar bin
Khattab." (HR At-Tirmizy)

Masih ada banyak lagi hadits yang secara tegas
menyebutkan bahwa Muhammad SAW adalah nabi dan rasul
terakhir. Tetapi cukup sampai di sini saja, karena
memang tidak akan ada gunanya kalau disodorkan kepada
pemeluk Agama Ahmadiyah, karena mereka memang tidak
percaya hadits. Dan mereka juga termasuk penyeleweng
dari ajaran Al-Quran yang paling sesat karena
menggunakan tafsir 'dengkul'.)*

*) Tafsir Dengkul = tafsir yang dibuat seenak dengkul
sendiri

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum
warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke