Ada artikel bagus nech bwt para NETers...dikutip dari seorang blogger dibaca ya!
wassalam ronn ------------------------------------ Kebiasaan Buruk dalam Mengirim Email Ya, benar. Ada sebuah kebiasaan buruk yang sering kita lakukan dalam mengirim email. Kebiasaan ini sudah terjadi sejak jaman dulu hingga saat ini. Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari betapa buruknya kebiasaan seperti ini. Mereka justru menganggapnya biasa-biasa saja. Kebiasaan buruk yang saya maksud adalah: Mengirim email pada puluhan atau ratusan orang sekaligus. Mungkin orang tersebut punya seribu alamat email teman-teman terdekatnya. Lalu ia ingin berbagi informasi via email dengan ke-1000 orang tersebut. Lewat program email semacam Outlook Express dan sebagaimanya, hal seperti ini sangat gampang dilakukan. Anda cukup memasukkan ke-1000 alamat email tersebut pada isian TO atau CC. Maka, email Anda akan terkirim pada mereka semua dalam waktu yang amat singkat, hanya dalam hitungan detik! Ya, ini memang salah satu kecanggihan teknologi internet! Tapi seperti yang saya sebutkan di atas, ini adalah salah satu kebiasaan buruk dalam ber-email ria. Kenapa? Coba bayangkan kondisi berikut ini: Email Anda yang terkirim kepada 1000 orang tersebut, di-reply oleh salah seorang dari mereka. Sebut saja dia si A. Dalam me-reply, dia memilih opsi REPLY ALL. Ini akang mengakibatkan pesan si A terkirim kepada 1000 orang tersebut. Lalu misalnya pesan ini di-REPLY ALL lagi oleh si B. Maka pesan si B akan terkirim pada ke-1000 orang tersebut. Demikian seterusnya. Masalah akan terjadi jika di antara 1000 orang tersebut, banyak di antara mereka yang sama sekali tidak berkepentingan terhadap email-email hasil reply all tersebut. Tapi mereka tidak bisa menghentikan masuknya email-email reply tersebut. Sebab email seperti ini tidak sama dengan milis. Pada milis, Anda bisa berhenti berlangganan (unsubscribe) kapan saja Anda mau. Tapi ini? Duh, betapa tragisnya! Karena demi Tuhan tak ada langkah-langkah teknis yang bisa dilakukan untuk menghentikan masuknya email-email seperti ini. Dan sudah terbukti, banyak orang yang akhirnya menjadi korban. Mereka terpaksa menerima email-email yang sama sekali tidak mereka butuhkan. Sebab dari 1000 orang tersebut, banyak sekali di antaranya yang hobi REPLY ALL tanpa pernah merasa bersalah sedikit pun! Saya juga sudah sering menerima email seperti ini. Dan seperti orang lain yang jadi korban, saya tak bisa berbuat apa-apa untuk menghindarinya. Maka, dengan sangat terpaksa, saya PERNAH melakukan langkah yang mungkin terkesan sadis: Saya memblokir sejumlah alamat email yang tercantum di isian TO dan CC. Jadi saya bikin message rule (aturan pesan) seperti ini: Jika isian TO atau CC berisi email dari si A, B, C dan D, maka emailnya langsung dihapus saja, dan ditandai sebagai "sudah dibaca". Dengan cara ini, alhamdulillah... akhirnya saya bebas dari ulah orang-orang (yang sebenarnya sama sekali tidak saya kenal) yang hobi banget melakukan REPLY ALL. * * * Sebenarnya, tak ada salahnya jika Anda mengirim email ke 1000 orang bahkan satu juta orang sekaligus. Anda bebas melakukan hal-hal seperti itu. Tapi demi kenyamanan bersama, mohonlah agar anda menghindari untuk memasukkan semua alamat email tersebut di isian To atau CC. Semua email yang tercantum di kedua isian ini akan bisa dilihat oleh siapa saja. Langkah yang cukup aman adalah memasukkan SELURUH alamat email tersebut pada isian BCC. Isian BCC ini tidak akan terlihat oleh siapapun, termasuk anda sebagai pengirim email. Ketika mengcompose mail, kosongkan isian To dan CC. Masukkan semua alamat e-mail ke isian BCC. Dengan cara ini, para penerima e-mail hanya bisa melihat alamat e-mail Anda (sebagai pengirim e-mail), sementara di kolom To hanya berisi tulisan "Undisclosed-Recipient:;@domain". Mereka tidak akan bisa melihat alamat e-mail siapapun di kolom To, CC, maupun BCC. Jadi, jika nanti ada orang yang melakukan REPLY ALL, maka pesan dia hanya akan terkirim pada Anda seorang. Si penerima lain akan aman dan bisa tersenyum senang. Berarti, anda telah melindungi 1000 teman anda dari ulah orang lain yang menjengkelkan. Ada penyedia layanan email yang membokir email yang isian To-nya adalah "Undisclosed-Recipient:;@domain". Untuk mengatasinya, coba masukkan SATU alamat email saja pada isian To. Alamat yang asal-asalan pun tidak masalah. Setelah itu, masukkan alamat email sisanya pada kolom BCC. Dengan cara ini, isian TO akan berisi sebuah alamat email, bukan lagi "Undisclosed-Recipient:;@domain". * * * Oh ya, kalau Anda memasukkan ke-1000 alamat email tersebut pada isian To atau CC, ini juga akan berpotensi mengundang bahaya lainnya. Jika misalnya ada satu saja di antara 1000 orang tersebut yang berprofesi sebagai spammer, maka bersiap-siaplah menerima email spam dan pesan-pesan sampah lainnya yang jauh lebih menjengkelkan. Jadi, memasukkan ribuan alamat email pada isian To atau CC memang benar-benar kebiasaan buruk, bukan? Jadi sebagai netter yang terpuji dan beriman, saya yakin anda tidak akan pernah melakukan hal seperti itu. Sip, kan? (Keterangan: angka 1000 email atau sejuta yang saya tulis di atas, itu hanyalah bahasa hiperbolis untuk menggambarkan betapa banyaknya email tujuan yang bisa anda kirimi pesan sekaligus. Jadi mohon jangan dibahas secara serius ya, hehehe...) NB: Tapi jika Anda mengirim email kepada (misalnya 10 orang), dan semua orang yang dikirimi email tersebut sudah saling kenal, saya kira tindakan ini bukan kebiasaan buruk. Jadi, ini boleh disebut sebagai pengecualian yach... : Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

