>From Someone Greater than I`am 
  
Something to share, 
take a moment to read....it should make you smile as deep in your heart you 
know 
that is how we should live our life.

Aku tak selalu mendapatkan apa yang 
kusukai, oleh karena itu aku selalu menyukai apa pun yang 
kudapatkan.

Kata - kata di atas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan 
kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi 
rasa damai, tenteram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan 
senantiasa membebani kita.Kita akan selalu merasa kurang dan tak 
bahagia.....

Ada dua hal yang sering membuat kita tak 
bersyukur. Pertama : Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, 
bukan pada apa yang kita miliki. Anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, 
pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tetapi anda masih merasa 
kurang.

Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu 
terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, prestasi, kebanggaan, 
nama baik, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini 
dan itu. Bila tak mendapatkannya 
kita terus memikirkannya. ....

Tapi anehnya, ketika keinginan itu sudah 
didapatkan,kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tidak puas, kita 
ingin yang lebih lagi. 
Jadi betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak 
pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya. Orang yang "kaya" bukanlah 
orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang kaya adalah orang yang dapat 
menikmati apapun yang mereka miliki. 
Tentunya boleh -boleh saja kita memiliki 
keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa berbagai keinginan inilah yang 
menjadi akar perasaan tidak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan kurang 
berkecukupan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita 
miliki.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang 
mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. 
Ini sebenarnya suatu keinginan yang wajar. Suatu sore ia melihat seseorang yang 
tak mempunyai kaki, tetapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti 
mengeluh 
dan mulai bersyukur. 
Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah 
kecenderungan membanding - bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa 
orang lain lebih beruntung. Kemana pun kita pergi, selalu ada orang yang lebih 
pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari 
kita.

Saya ingat , pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan 
penghasilan saya dengan rekan - rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya 
resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan dikampus, saya merasa 
gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan 
di 
atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya. 
Saya menjadi gemar bergonta - ganti pekerjaan, hanya agar tidak kalah dengan 
rekan - rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang 
penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan 
pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. 
Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.

Rumput tetangga memang sering 
kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. 
Ada cerita menarik 
mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung 
sambil menggumam, "Lulu, Lulu..." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan 
masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila 
setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut -mangggut, tetapi 
begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan 
kepalanya di tembok dan berteriak , " Lulu, Lulu .., " " Orang ini juga punya 
masalah dengan Lulu ?" tanya pengunjung itu keheranan. Dokter kemudian 
menjawab, 
"Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.... ".

Hidup kita akan 
lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. 
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. 
Saya ingin mengakhiri tulisan 
ini dengan cerita mengenai sorang ibu yang sedang terapung di laut karena 
kapalnya karam, namun tetap bahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia 
menjawab, " Saya mempunyai dua anak laki - laki. Yang pertama sudah meninggal, 
yang kedua hidup di seberang lautan ini. Kalau berhasil selamat, saya sangat 
bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati 
tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak 
pertama saya di surga....... ."

Bersyukurlah...


Bersyukurlah bila 
kamu belum memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan ... Seandainya sudah, 
apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu 
tentang sesuatu Karena itu memberimu kesempatan untuk 
belajar..

Bersyukurlah untuk masa - masa yang sulit..Di masa itulah kamu 
tumbuh.....

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. .. Karena itu memberimu 
kesempatan untuk berkembang..

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ... Karena itu akan membangun kekuatan 
dan karaktermu ...



Bersyukurlah untuk 
kesalahan yang kamu buat ...Itu memberi pelajaran yang berharga ...

Mungkin mudah untuk kita bersyukur ketika mengalami hal - hal baik ......

Namun, hidup yang berkelimpahan justru datang pada mereka yang tetap 
dapat bersyukur pada masa masa yang sulit.

Rasa syukur dapat mengubah hal 
yang negatif menjadi positif .. Karena itu, temukan cara bersyukur ketika 
menghadapi permasalahan, maka semua itu akan menjadi berkat bagimu ....

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke