Assalamu'alaikum......
Ancaman Melalaikan Sholat (Mutiara Rasul1)
Barang siapa melalaikan sholat, Alloh SWT akan menyiksanya dengan 15 siksaan.
Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan di alam
kubur, tiga siksaan saat bertemu dengan Alloh SWT.
Ketika Malaikat Jibril turun dan berjumpa dengan Rasulullah SAW, ia berkata,
“Wahai Muhammad, Alloh tidak akan menerima puasa, zakat, haji, sedekah, dan
amal saleh seseorang yang meninggalkan sholat. Ia dilaknat di dalam Taurat,
Injil, Zabur, dan Al-Quran. Demi Alloh, yang telah mengutusmu sebagai nabi
pembawa kebenaran, sesungguhnya orang yang meninggalkan sholat, setiap hari
mendapat 1.000 laknat dan murka. Para malaikat melaknatnya dari langit pertama
hingga ketujuh.
Orang yang meninggalkan sholat tidak memperoleh minuman dari telaga surga,
tidak mendapat syafaatmu, dan tidak termasuk dalam umatmu. Ia tidak berhak
dijenguk ketika sakit, diantarkan jenazahnya, diberi salam, diajak makan dan
minum. Ia juga tidak berhak memperoleh rahmat Alloh. Tempatnya kelak di dasar
neraka bersama orang-orang munafik, siksanya akan dilipatgandakan, dan di hari
kiamat ketika dipanggil untuk diadili akan datang dengan tangan terikat di
lehernya. Para malaikat memukulinya, pintu neraka jahanam akan dibukakan
baginya, dan ia melesat bagai anak panah ke dalamnya, terjun dengan kepala
terlebih dulu, menukik ke tempat Qorun dan Haman di dasar neraka.
Ketika ia menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, makanan itu berkata, ‘Wahai
musuh Alloh, semoga Alloh melaknatmu, kamu memakan rezeki Alloh namun tidak
menunaikan kewajiban-kewajiban dari-Nya.’ Ketahuilah, sesungguhnya bencana yang
paling dahsyat, perbuatan yang paling buruk, dan aib yang paling nista adalah
kurangnya perhatian terhadap sholat lima waktu, sholat Jumat, dan sholat
berjemaah. Padahal, semua itu ibadah-ibadah yang oleh Alloh SWT ditinggikan
derajatnya, dan dihapuskan dosa-dosa maksiat bagi siapa saja yang
menjalankannya.
Orang yang meninggalkan sholat karena urusan dunia akan celaka nasibnya, berat
siksanya, merugi perdagangannya, besar musibahnya, dan panjang penyesalannya.
Ia dibenci Alloh, dan akan mati dalam keadaan tidak Islam, tinggal di neraka
Jahim atau kembali ke neraka Hawiyah.”
Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa meninggalkan sholat hingga terlewat
waktunya, lalu mengadanya, ia akan disiksa di neraka selama satu huqub (80
tahun).... Sedangkan ukuran satu hari di akhirat adalah 1.000 tahun di dunia.”
Demikian tertulis dalam kitab Majalisul Akbar.
Sementara dalam kitab Qurratul Uyun, Abu Laits Samarqandi menulis sebuah hadis,
“Barang siapa meninggalkan sholat fardu dengan sengaja walaupun satu sholat,
namanya akan tertulis di pintu neraka yang ia masuki.” Ibnu Abbas berkata,
”Suatu ketika Rasulullah SAW bersabda, ‘Katakanlah, ya Alloh, janganlah salah
seorang dari kami menjadi orang-orang yang sengsara.’ Kemudian Rasulullah SAW
bertanya, ‘Tahukah kamu siapakah mereka itu?’ Para sahabat menjawab, ‘Mereka
adalah orang yang meninggalkan sholat. Dalam Islam mereka tidak akan mendapat
bagian apa pun’.”
Shirathal Mustaqim
Disebutkan dalam hadis lain, barang siapa meninggalkan sholat tanpa alasan yang
dibenarkan syariat, pada hari kiamat Alloh SWT tidak akan memedulikannya,
bahkan Alloh SWT akan menyiksanya dengan azab yang pedih. Diriwayatkan, pada
suatu hari Rasulullah SAW berkata, ”Katakanlah, ya Alloh, janganlah Engkau
jadikan seorang pun di antara kami celaka dan diharamkan dari kebaikan.”
“Tahukah kalian siapakah orang yang celaka, dan diharamkan dari kebaikan?”
“Siapa, ya, Rasulullah?”
“Orang yang meninggalkan sholat,” jawab Rasulullah.
Dalam hadis yang berhubungan dengan peristiwa Isra Mikraj, Rasulullah SAW
mendapati suatu kaum yang membenturkan batu ke kepala mereka. Setiap kali
kepala mereka pecah, Alloh memulihkannya seperti sedia kala. Demikianlah mereka
melakukannya berulang kali. Lalu, beliau bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril,
siapakah mereka itu?”
“Mereka adalah orang-orang yang kepalanya merasa berat untuk mengerjakan
sholat,” jawab Jibril.
Diriwayatkan pula, di neraka Jahanam ada suatu lembah bernama Wail. Andaikan
semua gunung di dunia dijatuhkan ke dalamnya akan meleleh karena panasnya yang
dahsyat. Wail adalah tempat orang-orang yang meremehkan dan melalaikan sholat,
kecuali jika mereka bertobat.
Bagi mereka yang memelihara sholat secara baik dan benar, Alloh SWT akan
memuliakannya dengan lima hal, dihindarkan dari kesempitan hidup, diselamatkan
dari siksa kubur, dikaruniai kemampuan untuk menerima kitab catatan amal dengan
tangan kanan, dapat melewati jembatan shirathal mustaqim secepat kilat, dan
dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab.
Dan barang siapa meremehkan atau melalaikan sholat, Alloh SWT akan menyiksanya
dengan 15 siksaan. Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga
siksaan di alam kubur, dan tiga siksaan saat bertemu dengan Alloh SAW.
Adapun enam siksaan yang ditimpakan di dunia adalah dicabut keberkahan umurnya,
dihapus tanda kesalehan dari wajahnya (pancaran kasih sayang terhadap sesama),
tidak diberi pahala oleh Alloh semua amal yang dilakukannya, doanya tidak
diangkat ke langit, tidak memperoleh bagian doa kaum salihin, dan tidak beriman
ketika roh dicabut dari tubuhnya.
Adapun tiga siksaan yang ditimpakan saat meninggal dunia ialah mati secara
hina, mati dalam keadaan lapar, dan mati dalam keadaan haus. Andai kata diberi
minum sebanyak lautan, ia tidak akan merasa puas.
Sedangkan tiga siksaan yang didapat dalam kubur ialah, kubur mengimpitnya
hingga tulang-belulangnya berantakan, kuburnya dibakar hingga sepanjang siang
dan malam tubuhnya berkelojotan menahan panas, tubuhnya diserahkan kepada
seekor ular bernama Asy-Syujaul Aqra. Kedua mata ular itu berupa api dan
kukunya berupa besi, kukunya sepanjang satu hari perjalanan. ”Aku diperintahkan
oleh Alloh SWT untuk menyiksamu, karena engkau mengundurkan sholat Subuh hingga
terbit matahari, mengundurkan sholat Zuhur hingga Asar, mengundurkan sholat
Asar hingga Magrib, mengundurkan sholat Magrib hingga Isya, dan mengundurkan
sholat Isya hingga Subuh,” kata ular itu.
Setiap kali ular itu memukul, tubuh mayat tersebut melesak 70 hasta, sekitar
3.000 meter, ke dalam bumi. Ia disiksa dalam kubur hingga hari kiamat. Di hari
kiamat, di wajahnya akan tertulis kalimat berikut: Wahai orang yang mengabaikan
hak-hak Alloh, wahai orang yang dikhususkan untuk menerima siksa Alloh, di
dunia kau telah mengabaikan hak-hak Alloh, maka hari ini berputus asalah kamu
dari rahmat-Nya.
Adapun tiga siksaan yang dilakukan ketika bertemu dengan Alloh SWT adalah,
pertama, ketika langit terbelah, malaikat menemuinya, membawa rantai sepanjang
70 hasta untuk mengikat lehernya. Kemudian memasukkan rantai itu ke dalam mulut
dan mengeluarkannya dari duburnya. Kadang kala ia mengeluarkannya dari bagian
depan atau belakang tubuhnya. Malaikat itu berkata, ”Inilah balasan bagi orang
yang mengabaikan kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan Alloh.” Ibnu Abas
berkata, ”Andai kata satu mata rantai itu jatuh ke dunia, niscaya cukup untuk
membakarnya.”
Kedua, Alloh tidak memandangnya. Ketiga, Alloh tidak menyucikannya, dan ia
memperoleh siksa yang amat pedih.
Demikianlah ancaman bagi orang-orang yang sengaja melalaikan sholat. Semoga
Alloh SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada orang yang bersegera
menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya. Amin..
Rasulullah SAW bersabda, “Sembahlah Alloh seakan engkau melihat-Nya. Apabila
engkau tidak dapat melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihatmu.” (HR Bukhari dan
Muslim)
Semoga ini menjadi renungan dan proses awal bagi kita semua untuk berubah.
Amiin....
Wallohu 'alam...
Wassalamu'alaikum....