--- On Thu, 18/9/08, irwanto kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: irwanto kurniawan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Gaji Papa Berapa?
To: "soul mate" <[EMAIL PROTECTED]>, "My Luv" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL
PROTECTED], "aan sarwo edi" <[EMAIL PROTECTED]>, "adi nugroho" <[EMAIL
PROTECTED]>, "adi nugroho" <[EMAIL PROTECTED]>, "agus sofyan" <[EMAIL
PROTECTED]>, "anantya sweety" <[EMAIL PROTECTED]>, "andri romadlon" <[EMAIL
PROTECTED]>, "arif yulianto" <[EMAIL PROTECTED]>, "arman" <[EMAIL PROTECTED]>,
"asep" <[EMAIL PROTECTED]>, "bayu nugroho" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dede Suryadie"
<[EMAIL PROTECTED]>, "dewi" <[EMAIL PROTECTED]>, "dian IT" <[EMAIL PROTECTED]>,
"donni hermanto" <[EMAIL PROTECTED]>, "dwi prast" <[EMAIL PROTECTED]>, "eni sri
martanti" <[EMAIL PROTECTED]>, "farra" <[EMAIL PROTECTED]>, "galih priatna
senjaya" <[EMAIL PROTECTED]>, "imam syachri" <[EMAIL PROTECTED]>, "jaya"
<[EMAIL PROTECTED]>, "kang sapto" <[EMAIL PROTECTED]>, "mami Leny" <[EMAIL
PROTECTED]>, "mas
topan" <[EMAIL PROTECTED]>, "rcp1bksi" <[EMAIL PROTECTED]>, "rcp2bksi" <[EMAIL
PROTECTED]>, "rohmatul" <[EMAIL PROTECTED]>, "sekar laras" <[EMAIL PROTECTED]>,
"tri" <[EMAIL PROTECTED]>, "Ulfa Bekasi" <[EMAIL PROTECTED]>, "umriyah -"
<[EMAIL PROTECTED]>, "Wiewit" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, 18 September, 2008, 4:12 PM
dari sarikata.com Jangan habiskan waktu Anda hanya untuk obsesi Anda sendiri
Gaji Papa Berapa?
Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta
terkemuka
di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti
biasanya,
Sarah, putra pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan
pintu
untuknya.
Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
"Kok, belum tidur ?" sapa Andrew sambil mencium anaknya.
Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga
ketika
ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah
menjawab, "Aku
nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?"
"Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?"
"Ah, enggak. Pengen tahu aja" ucap Sarah singkat.
"Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10
jam dan
dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja.
Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji
Papa
dalam satu bulan berapa, hayo ?"
Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar
sementara
Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Andrew
beranjak
menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari
mengikutinya. "Kalo satu
hari Papa dibayar Rp. 400.000,-untuk 10 jam, berarti satu jam Papa
digaji
Rp. 40.000,- dong" katanya.
"Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur" perintah
Andrew. Tetapi
Sarah tidak beranjak.
Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian, Sarah kembali
bertanya, "Papa,
aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?"
"Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam
begini? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah".
"Tapi Papa..."
Kesabaran Andrew pun habis. "Papa bilang tidur !" hardiknya
mengejutkan
Sarah.
Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.
Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah
di
kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Sarah didapati
sedang
terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya.
Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata,
"Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah. Tapi buat apa sih minta
uang
malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa."
"Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih" jawab Andrew
"Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan
kalau
sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini".
"lya, iya, tapi buat apa ?" tanya Andrew lembut.
"Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga.
Tiga
puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat
berharga.
Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada
Rp.15.000,-
tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,- maka
setengah jam
aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp.5.000,
makanya
aku mau pinjam dari Papa" kata Sarah polos.
Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil
itu
erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata
limpahan harta
yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk "membeli" kebahagiaan
anaknya.
"Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah
dunianya"
Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/