EDITORIAL MEDIA INDONESIA 
 
 
 

Senin, 19 Agustus 2002

Bangsa Paranormal


BAGAIMANAKAH caranya bangsa ini bisa membayar utang luar
negeri? Jawabannya, bukan datang dari Menteri Perekonomian,
melainkan dari Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawar.
Yaitu, galilah Prasasti Batutulis, Bogor, maka utang itu
akan beres.

Alkisah, Menteri Agama percaya bahwa dari tiga belas tahun
yang lalu ada orang yang, setelah melanglang buana ke sana
dan kemari, menunggu sebuah amanat untuk diserahkan kepada
seseorang. Yaitu, orang yang jujur, yang setelah
diperhitungkan, ternyata, jatuh kepada sang menteri agama.
Maka, dengan disaksikan sang menteri agama, dimulailah
kisah menggali harta karun yang, katanya, bisa membayar
utang negara.

Tetapi, penggalian itu, sejauh ini, tidak menghasilkan apa
pun. Tidak ada harta karun yang berhasil dikuras. Semuanya
sia-sia sekalipun penggalian itu disaksikan sendiri oleh
Menteri Agama yang, katanya, telah mendapat amanah untuk
itu. Tidak ada harta yang signifikan, yang berhasil digali.
Terlebih, harta yang bisa membayar utang negara.

Malah, sekarang penggalian itu menjadi persoalan besar. Ia
mendapat protes dari berbagai kalangan. Inilah kalangan
yang bertekad mempertahankan agar situs Kerajaan Pajajaran
itu, baik prasasti maupun kompleks tempat penyimpanan
prasasti, tidak dirusak siapa pun. Termasuk, penggalian
yang disaksikan Menteri Agama dan, katanya, dilakukan
dengan restu Presiden Megawati.

Bangsa ini, jelas, bangsa yang dililit utang luar ngeri.
Utang yang sangat rasional, yang sangat nyata hitungannya.
Tetapi, tidak masuk akal, bangsa ini percaya bahwa utang
yang sangat besar jumlahnya itu dapat dibayar dengan
keyakinan kepada harta karun di sebuah prasasti. Terlebih,
penggalian prasasti yang dimotori paranormal, yang
terang-terangan masuk melalui otoritas negara bernama
Menteri Agama.

Menteri Agama, sesungguhnya, tidak punya urusan dengan
utang luar negeri. Menteri Agama juga tidak punya kaitan
dengan gali-menggali situs bersejarah. Pasti, ia tidak
punya pertautan dengan harta karun bangsa ini. Tetapi,
betapa anehnya bahwa ia percaya dialah orang yang dipilih
untuk menggali sebuah prasasti yang bisa dipakai untuk
membayar utang bangsa ini.

Maka, inilah zaman yang paling edan. Paling edan karena
yang seharusnya paling waras, yang paling beriman, yaitu
Menteri Agama, justru yang paling percaya perkara paling
sulit diterima akal sehat. Yaitu, percaya bahwa menggali
harta karun di halaman Prasasti Batutulis akan menghasilkan
aset yang jika didolarkan maka bisa membayar utang bangsa
ini.

Menyedihkan bahwa semua itu terjadi bertepatan dengan
perayaan hari ulang tahun kemerdekaan. Saat ketika semua
anak bangsa seharusnya semakin realistis dan semakin
rasional menghadapi persoalan yang mendera bangsa ini.
Termasuk, perkara utang luar negeri yang mustahil bisa
dibayar sekadar oleh penggalian harta karun warisan masa
silam.

Tetapi, yang mustahil itulah yang sekarang nyata terjadi.
Yaitu, setelah 57 tahun merdeka, bangsa ini tetaplah bangsa
yang irasional. Bangsa yang membuat utang luar negeri
dengan cara-cara rasional, tetapi percaya kepada paranormal
untuk membereskannya secara irasional.

Jika jalan berpikir seperti ini terus-menerus direstui
Presiden maka habis sekalipun semua prasasti sejarah
digali, tidak akan melunasi utang bangsa ini. Yang tersisa
ialah bangsa yang memalukan karena prasasti rusak, tetapi
utang luar negeri tetap menggunung.

Dan, suka atau tidak suka, Menteri Agama harus kita ganti
dengan Menteri Paranormal Urusan Harta Karun.

====================================

UU no 5 th 1992 tentang Benda Cagar Budaya

BAB VIII
KETENTUAN PIDANA
Pasal 26

Barangsiapa dengan sengaja merusak benda cagar budaya dan
situs serta lingkungannya atau membawa, memindahkan,
mengambil, mengubah bentuk dan/atau warna, memugar, atau
memisahkan benda cagar budaya tanpa izin dari Pemerintah
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1) dan ayat (2)
dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya 10 (sepuluh)
tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp 100.000.000,00
(seratus juta rupiah).

----------------- Kemudahan Hosting PlasaCom -------------------------------
Hosting menjadi lebih mudah dan murah dengan BEBAS!!! biaya registrasi (discount 100%) 
mail hosting dan webhosting selama bulan Agustus 2002. Klik http://idc.plasa.com untuk 
pendaftaran
---------------------------------------------------------------------------------------

Kirim email ke