Rekan Joyce, Hernani, dan rekan rekan lain,

saya agak sedih dengan kabar ini, soalnya acara baksos atau apapun namanya
tujuannya adalah utk mengenalkan ke mhs contoh kegiatan yang sangat
sederhana dari pekerjaan kita (sarjana TL), bukan melulu pekerjaan desain,
engineering dan manajemen saja tetapi juga kemampuan utk mengenal alam
secara cepat. Minimal utk membandingkan kondisi alam yang satu dengan yang
lain.

saya mohon maaf hari sabtu yang lalu saya tidak bisa hadir ke acara tersebut
karena bertepatan dengan acara lain dimana saya juga ikut aktif disana.

mengenai hal ini, rasanya HMJ sah sah saja utk bersikap seperti ini karena
hal yang menyebabkan gagalnya acara ini adalah justru dr jurusan yang
seharusnya mendukung dan membimbing mhs. ada info dr mhs pagi ini, yang
menyebutkan tidak ada kesepakatan antara mhs dan jurusan mengenai
pertanggung jawaban acara tersebut. secara teknis memang mhs yang harus
bertanggung jawab terhadap pelaksanaan acara, tetapi secara manajemen
jurusan harusnya ikut bertanggung jawab secara tidak langsung. jadi bukan
mhs yang harus bertanggung jawab sepenuhnya terhadap acara tersebut. Karena,
mhs tidak akan melaksanakan acara tersebut tanpa ijin fakultas atau jurusan,
mhs peserta juga tidak akan ikut kalau acara tersebut gelap, mhs panitia
pelaksana juga tidak akan mau melaksanakan suatu kegiatan tanpa ada ijin dr
fakultas selaku atap yang menaungi dan bertanggung jawab terhadap setiap
kegiatan akademis.

oke, tahun ini tidak akan dilaksanakan acara lapangan, dengan konsekuensi
tahun depan mhs 2001 akan digabung dengan 2002 dalam acara yang sama. banyak
hal yang akan terjadi di tahun depan dimana mhs 2001 harus bertemu dengan
teman seangkatannya dr tahun yang sama (2001) dr jurusan lain (planologi dan
al), apalagi rekan seangkatan tersebut yang akan "membaptis" mereka sebagai
keluarga besar Fakultas kita.

jadi biarlah resiko tersebut ditanggung oleh penguasa di jurusan TL yang
terhormat, semoga tidak akan ada Friksi timbul pada saat itu.

Mengenai saya sebagai ketua alumni IKATL, saya sangat berterima kasih atas
masukan tersebut (baru Joyce dan Hernani). Mohon maaf, saya masih belum bisa
menerima jabatan tersebut karena kondisi saat ini apalagi ditambah dengan
kasus ini. Saya lebih baik menerima kondisi seperti saat ini saja, dimana
saya bisa diikutkan membantu masalah mhs di kampus, mendengarkan keluh kesah
mereka di kampus dan memberikan saran penyelesaian. Buat saya, ketidak
seimbangan ini harus dicari jalan keluarnya sehingga kembali ke titik yang
baik, dan menciptakan suasana yang saling menguntungkan.

Waktu pertemuan alumni bulan lalu, saya dan rekan lain sampaikan bahwa
universitas adalah juga merupakan mesin produksi, bukan hanya sekedar
lembaga pendidikan yang memberikan ilmu dan kesempatan ke segelintir "orang
beruntung" untuk menuntut ilmu sehingga mempunyai nilai lebih untuk bersaing
di kemudian hari. mesin produksi ini harus bertanggung jawab terhadap setiap
hasil yang keluar, apakah sudah memenuhi syarat, mempunyai nilai jual yang
baik, dan akan ikut membangun bangsa ini. Yang terjadi saat ini adalah
hubungan antara penguasa dengan rakyat, dimana rakyat tidak bisa
mengembangkan talenta nya utk bisa hidup dan bersaing.

Saya hanya bicara saja mengenai kondisi yang terjadi di kampus kita, saya
perlu dukungan dari teman teman alumni dan mahasiswa utk memperbaiki kondisi
ini. Mungkin juga, ini pula yang menyebabkan kenapa para alumni segan utk
kembali ke kampus lagi membantu dan memberikan pengalaman luarnya yang sudah
jauh lebih banyak dr adik adik mhs dan juga dosen dosen (maaf ....!), kenapa
dosen ??. mereka berpengalaman bertemu mahasiswa selama bertahun tahun
bahkan sejak saya masuk ke TL Usakti (1987) hingga sekarang, memberikan ilmu
mereka kepada mahasiswa (dengan buku yang sama ???) dan pengalaman yg itu
itu saja ????. Untuk itu saya perlu bantuan rekan rekan memberikan sedikit
ilmu dan pengalaman yang jauh lebih banyak ke mahasiswa dan pengajar kita,
utk kelak dikembangkan dan disebarkan kembali.

jadi, acara pengabdian masyarakat (baksos) tahun ini sudah gagal, semoga
tahun depan bisa tetap berlangsung. acara ini merupakan tradisi, yang
sebaiknya tetap dilaksanakan. yang membuat nya menjadi jelek adalah adanya
tindakan yang tidak bertanggung jawab dr rekan mahasiswa seniornya kepada
junior (wah, ini juga terjadi waktu saya jadi mhs dulu .........). kalau
begitu kan, tidak perlu menghilangkan lembaga baksos ini kalau hanya utk
menghilangkan hal hal yang pernah terjadi tsb.

sekian,

Toto

NB. mohon komentar dr rekan rekan, juga pengajar, dekan, pudek yang mungkin
menerima mail ini.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
DANA MITRA LINGKUNGAN {Friends of the Environment Fund}
Pusat Niaga Duta Mas Fatmawati, Blok B1/12
Jl. RS. Fatmawati 39, Jakarta 12150 - INDONESIA
Telp. : (62-21) 724 8884, 724 8885 | Fax. : (62-21) 724 8883
Email : [EMAIL PROTECTED] | URL# http://www.dml.or.id

Konperensi ke 4 APRCP @ http://aprcp.dml.or.id
FORLINK @ http://forlink.dml.or.id
Bursa Limbah @ http://w2p.dml.or.id
Forum KMB Indonesia @ http://forumkmb.dml.or.id
Join Milis PB, kirim email ke mailto:[EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


_______________________________________________
tlusakti mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/tlusakti

Kirim email ke