Menata Hati
Hari kamis kemarin, sore-sore, si BOS minta dibuatkan report foto proyek
terbaru. Karena belum masuk kantor maka langsung ngontak anak proyek buat
ngemail tuh foto ke kantor.
Menjelang maghrib, email fali kalimantan timur dah masuk. Setting trus
ngeprint, selesai deh.
Masalahnya email dari Malang blom masuk-masuk, sampe si BOS pulang blom kelar
tuh kerjaan, terpaksa deh nungguin sampe masuk, soalnya BOS minta hasilnya
dikirim ke rumah.
Telpon ke Malang, gedubrak...... yang ngemail lupa bawa kabel data buat
kamera, jadi harus puter-puter dulu beli kabel data. Setengah tujuh blom masuk
juga, telpon lagi, grobyak..... gak bisa ngemail trus minta tolong operator
warnetnya.
Wah... ada harapan sebentar lagi masuk ne....
Oo.... blom masuk juga, jam delapan ne.... gimana sih masak gitu aja lama,
lemot banget !!!
Saatnya ambil keputusan, namanya tugas harus selesai, siap grak.... ! Pake
foto sebulan lalu aja, foto terakhir besok pagi disusulkan kalo masih sempat
waktunya. Sedikit rekayasa... yang penting beres.
Setengah sembilan ne....
Situasi yang begitu menjengkelkan, alhamdulillah ketika kejengkelan itu mulai
hadir di hati - WARNING - referensi ajaran para guruku tercinta muncul di hati :
Situasi yang bagaimana pun yang kita hadapi, permasalahan apa pun yang muncul
dalam hubungan kita dengan siapa pun, entah orang tua, suami/istri, anak-anak
kita, tetangga, teman kerja atau siapa pun, ada tiga langkah kunci :
1. ISTIGHFAR/TAUBAT
Boleh jadi masalah yang kita hadapi apa pun itu mungkin merupakan peringatan
dari Allah karena hubungan kita dengan ALLAH masih jauh, banyak errornya,
banyak lupanya, kurang bersyukur de el el. Jadi jangan salahkan dulu siapa pun,
tapi salahkan/intrsopeksi/muhasabah diri kita dulu.
2. MAAFKAN DIA/MEREKA
Kita harus rela dan memaafkan siapa pun yang ada dalam lingkar permasalahan
kita, karena kita sendiri bukan sosok yang sempurna, kenapa kita selalu
menuntut orang lain sempurna sesuai persepsi kita ? Jadi maafkanlah dengan
tulus.
3. MOHONKAN AMPUNAN UNTUK DIA/MEREKA
Mohonkan ampunan untuk dia/mereka yang terlibat dalam lingkar permaslahan
kita. Kalau pun ada kesalahan mereka, dengan diampuni Allah, insya Allah cahaya
hidayahNYA dapat dia/mereka terima, sehingga segalanya akan berubah menjadi
lebih baik.
Wadow...... iya yach... engga jadi sebel ah.....
Pulang hati PLONG engga ada beban, cuman di rumah langsung shalat Taubat,
istighfarnya dibanyakin.
Alhamdulillah.
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.