Beginilah jadinya bila dua orang "aneh" ketemu. Yang satu adalah Gus
Dur. kita sudah tahu seperti apa orangnya. ;) Yg satunya lagi adalah
Kyai Imampuro, atau lebih dikenal sebagai Mbah Lim, seorang wali Allah
yang agak aneh yang tinggal di Klaten. 

Mbah Lim adalah kyai desa, rambutnya gondrong berwarna putih,
sehari-hari kalau bepergian memakai sandal jepit zaman kuno banget.
Saya pernah duduk mendengarkan beliau memberi "pelajaran" kepada
sekelompok orang yang mengelilinginya sehabis shalat Ashar di Masjid
Jami' Pekalongan. Wajahnya walau sudah sepuh, tetap kelihatan berseri
dan cenderung lucu. Konon dia kadang tahu-tahu menampar tamu yang
mengunjunginya. Tetapi yang ditampar malah senang, karena "tamparan"
wali pasti ada apa-apanya di baliknya.

Saat Gus Dur menjadi presiden, Gus Dur senang mengunjungi kuburan dan
kyai-kyai. Nah saat ke Yogya dia menyempatkan diri mampir di Klaten
untuk menemui Mbah Lim. Mbah Lim, segera menyambutnya sambil tertawa.
Tanpa basa-basi Mbah Lim menodong GUs Dur:

"GUs, minta duit Gus."
Gus Dur terkekeh, dan bilang tidak bawa duit.
mbah Lim menukas,, "Wali kok pelit!"
Tak kalah gesit Gus Dur menjawab, "Lah, sampeyan wali kok minta duit!"

wa Allahu a'lam bi as shawab
triwibs

Kirim email ke