Kalau tidak salah, di kitab ini ada hadits-nya deh!
Kalau ragu, istikharah aja seperti Imam al-Bukhari, apakah hadits ini 
palsu atau tidak! Apakah Syekh Muhyiddin ibnu Arabi atau Ulama 
lainnya keliru menukil hadits ini? Apakah Beliau berbohong atas nama 
Rasulullah Saw dengan mengungkapkan hadits ini? Semoga kita mau 
mengambil petunjuk.



PENJELASAN HUKUM TEMBAKAU DALAM KITAB:

 

BUGHYATUL MUSTARSYIDIN, 
Sebuah kitab yang merupakan ringkasan Fatwa-fatwa beberapa Imam, 
Ulama Muta-akhirin serta faidah-faidah penting dari kitab-kitab 6 
Ulama Mujtahid.
 Karangan Sayid Abdur Rahman bin Muhammad bin Husain bin Umar Ba 
'Alawi (Mufti Hadhramaut)

(Pemasalahan): Tembakau yang dikenal sebagai perbuatan yang keji 
karena dapat menghilangkan keadaan (kesehatan atau kesadaran) dan 
harta. Orang yang memakan, menghirup atau mengisapnya bukanlah 
termasuk orang yang memiliki rasa malu (muru'ah).
Sesungguhnya telah berfatwa para Imam Ahli Shufi seperti Al-Quthub 
Tuan Abdullah bin Alwi al-Haddad dan al-'Allamah Ahmad al-Hadwan, 
sebagaimana telah disebutkan oleh Al-Quthub Ahmad bin Umar bin 
Sumaith dari kedua Imam tersebut atau selainnya yang serupa 
pendapatnya. Bahkan tercelanya diungkapkan lagi oleh al-Habib al-Imam 
Husain bin Syekh bin Abu Bakar bin Salim yang berkata: 'dikhawatirkan 
orang yang tidak bertaubat dari menghisap tembakau sebelum matinya 
akan mati dalam keadaan Su-ul Khatimah, wal 'Iyaadzu billaahi 
ta'aala'. 
Dan telah melengkapi uraian di dalamnya, nukilan al-'Allamah Abdullah 
Baswedan dalam kitab Faidhul Asraar dan Syarh Khutbah. Dan 
menyebutkan pula beberapa pengarang kitab mengenai keharamannya, 
seperti al-Qolyubi dan Ibnu 'Allan, yang meriwayatkan hadits di 
dalamnya.
Dan berkata al-Hasawi dalam Tatsbitul Fu-ad min Kalaami al-Haddad: 
`Saya berkata: Saya melihat dalam kitab Tafsir al-Muqni'ul Kabiir, 
bersabda Nabi Saw: 
يا أبا هريرة 
يأتي أقوام في 
آخر الزمان 
يداومون هذا 
الدخان وهم 
يقولون نحن 
من أمة محمد 
وليسوا من 
أمتي ولا أقول 
لهم أمة لكنهم 
من السوام" 
قال أبو 
هريرة: وسألته 
: كيف نبت؟ قال: 
"إنه نبت من 
بول إبليس، 
فهل يستوي 
الإيمان 
في قلب من 
يشرب بول 
الشيطان؟ 
ولعن من غرسها 
ونقلها 
وباعها" . قال 
عليه 
الصلاة 
والسلام: 
"يدخلهم الله 
النار وإنها 
شجرة خبيثة" 
اهـ ملخصاً 
اهـ. 
"Wahai Abu Hurairah akan datang beberapa kaum di akhir zaman yang 
mengekalkan menghisap rokok (pohon tembakau ini) dan mereka berkata: 
kami sekalian termasuk sebagian umat Muhammad SAW, dan padahal mereka 
bukanlah termasuk daripada umatku dan aku tidak mengakui mereka 
sebagai umat, tetapi mereka itu merupakan sebagian umat yang liar. 
Berkata Abu Hurairah: "Aku bertanya kepada Nabi SAW dari apakah 
tumbuhnya?". Rasulullah menjawab: "Sesungguhnya tembakau itu tumbuh 
dari kencing iblis. Apakah tetap iman di hati seseorang yang 
menghisap kencing setan? maka di laknat orang yang menanamnya, yang 
memindahkannya, dan yang menjual belikannya. Telah bersabda nabi SAW 
Allah akan memasukan mereka kedalam api neraka  Bahwasanya pohon 
tembakau itu pohon yang keji."
Dan saya melihat tulisan al-'Allamah Ahmad bin Hasan al-Haddad dalam 
Tatsbitul Fu-ad, `Saya mendengar sebagian Muhibbin (para Awliya 
Pencinta Allah) berkata: "Dahulu ada orang yang mengisap Tutun  
(tembakau) secara sembunyi dan ia termasuk orang yang mengasihi para 
Ulama keluarga al-Haddad, ketika ia mati aku melihatnya dan aku 
bertanya: `Apa yang Allah perbuat denganmu?' Mereka berkata: `Telah 
memberikan syafa'at kepadaku seorang Ulama yang terdahulu kecuali 
masalah tembakau, sesungguhnya tembakau itu menyakitiku'. Dan aku 
melihat di dalam kuburnya terdapat lubang dan mengeluarkan asap yang 
menyakitinya'. Dan Muhibbin itu berkata: `Sesungguhnya syafa'at 
Awliya itu terhalang oleh perbuatan mengisap tembakau (merokok). Saya 
melihat orang-orang yang (dikenal) shalih tetapi ia mengisap 
tembakau, maka aku melihat sesudah matinya berkata: `Sesungguhnya 
orang yang menghirup tembakau itu mendapatkan separuh dosa peminum 
(arak), maka hindarilah dari orang yang mengisap tembakau itu'. Dan 
berkata seorang Wali yang Mukasyafah  Asy-Syarif Abdul Aziz ad-
Dabbagh : `Telah sepakat orang-orang Ahli Dewan para Wali atas 
keharaman Tutun ini, dst.'

--- In [email protected], "rudal91" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamualaikum 
> 
> Bismillahirrohmanirrohim...
> 
> Duhai umat Muhammad ,
> apa gerang yang kalian ributkan 
> 
> adakah Baginda Nabi mengharamkan rokok ?
> selama ini di hadist saya tidak menemukan rokok(bendanya) haram 
> Jika diantara kalian ada yang pernah menemukan hadistnya pengharaman
> rokok dengan senang hati saya merubah pernyataan rokok .
> 
> namun berbagai pendapat dari guru-guru beragam bukan ...
> 
> Aku beritahukan kalian , bahwa 
> Rokok(benda) TIDAK haram
> Merokok(perbuatan ) ada 2 terminalnya !
> Salah satunya HARAM bagi yang tbc ! atau bagi yang kesehatannya akan
> menurun KARENA rokok.
> 
> 
> Kegundahan hatiku ini,
> Kalian mengkaitkan dengan mursyid-mursyid .. sungguh penyakit akal !
> Mursyid kalian dibawa pada urusan anak kecil ( faqih) !
> 
> Keterlaluan !
> berpendapat menggunakan referensi guru-guru kalian 
> tau apa kalian tentang guru-guru kalian bila demikian
> dimana diri kalian sendiri !  
> aku anjurkan berpendapat lah dengan pendapat kalian sendiri kenapa
> mesti mengkaitkan dengan mursyid kalian .. sungguh keterlaluan !
> 
> Kegundahan hati ku pula,
> adakah pembahasan permasalahan ini membuat kalian semakin dekat pada
> ALLOH ? atau sebaliknya ?
> 
> 
> 
> Buat yang bisa menyembuhkan penyakit anu kecanduan anu 
> Hey !!! adakah kalian dalam kondisi jadab atau hati kalian terhijab
> hakikat tauhid  ???? tau apa kalian tentang penyembuhan bila 
demikian ?
> 
> 
> 
> hemmmm...
> mulai menjalar penyakit anak kecil (faqih) di dunia tarekat :p
> 
> 
> 
> 
> Duhai para pelantun
> pelantu kata-kata Rosululloh
> sampaikan lah padaku 
> apa-apa yang pernah baginda ucapkan
> aku rindu membacanya
> aku rindu mendegarkannya
> aku gelisah mendengarkanya
> aku yang rindu pada PEMILIK DOA DI HARI KEBANGKITAN 
> Muhammad Rosululloh solallohi alaihi waalaihi wasallam
> 
> 
> 
> Hormat saya 
> 
> erawan
> si Murid tulen abah anom
> si Sahabat Hisam Kabani
> semua itu notihing !!!walaupun ini adalah anugrahku, kamu, siapa 
saja
> tapi rindulah kalian pada maqom
> HAMBA ALLOH dan UMAT MUHAMMAD 
> 
> 
> bye 
> bye
>


Kirim email ke