"Wahai Hamba Sepakbola!..."
Sulthanul Awliya Mawlana Shaykh Nazim Adil al-Haqqani
Lefke, Cyprus, 26 Juni 2006,
Dari www.mevlanasufi.blogspot.com


BismillahhirRohmannirRohim

Setiap orang ingin menjadi ketua (chairman), bawakan
setiap orang satu bangku (chair), dan semuanya akan
menjadi ketua (chairman) –kalian suka? Saya bahagia
tidak diciptakan sebagai seekor keledai. Kalian
bahagia mengetahui kalian bukan keledai? Kalian
bahagia? Alhamdulillah...

Destur, ya Sayyidi, ya Sultanu-l Awliya. Banyak yang
bersyukur tidak diciptakan sebagai keledai, tapi
mereka meminta menjadi ketua, apakah yang akan kita
lakukan? Semuanya - Masya Allah, Subhanallah, Sultan
Allah Meded ya Sultanu-l Awliya' Audzu bi-llahi mina
syaitani rajim Bismillahir Rahmanir Rahim.

Jangan sampai kalian melupakan Allah yang Maha Kuasa!
Semoga Allah memberkahi kalian dan Allah yang Maha
Kuasa memberi kalian makan dam mereka merasa menjadi
makin hebat? Saya mencari semut; semut juga makan tapi
semut tidak pernah menjadi gemuk. Mengapa kalian makan
dan menjadi gemuk seperti sapi jantan? Apakah
alasannya? Alasannya adalah semut tahu bahwa dia
diciptakan untuk memuliakan Tuan mereka, Allah Azza wa
Jalla. Semut tidak pernah meminta atau mengejar
kesenangan diri dengan makan dan minum. Kesenangan
semut adalah memuliakan Sang Penciptanya.

Tapi kalian, umat manusia, kita, manusia dan hidup,
kita hidup sebagai manusia abad 21 melalui 7 benua? 7
benua atau 70? Kita tidak pernah berpikir untuk
memuliakan. Apakah kalian pikir manusia abad 21
mempedulikannya? Apakah menurut kalian, manusia abad
21 peduli untuk memuliakan Allah, Tuhan kalian? Demi
Allah, yang Allah firmankan benar adanya!

Seekor semut peduli bahwa dia diciptakan untuk
memuliakan Tuannya, Sang Maha Pencipta – bagaimana
dengan manusia? Demi Allah, yang Allah firmankan benar
adanya! Berapa banyak orang yang kalian temukan peduli
atau tertarik atau berpikir untuk memuliakan Allah
Sang Pencipta? Apakah tingkat kita sewaktu kita
diciptakan? Bahwa kita diciptakan sebagai khalifah
bagi Sang Pencipta, menjadi khalifah, menjadi wakil
dari Allah yang Maha Kuasa. 

Siapakah yang memikirkan hal itu? Siapa mulai tertarik
untuk memikirkannya? Pria dan wanita?, umat manusia,
apakah yang mereka pikirkan?

Setelah mereka meraih tujuan atau target yang telah
ditentukan atau kita minati atau berlari darinya? Ya
Allah, maafkanlah kami! Manusia berada dalam jalan
yang salah. Siapapun yang tidak tertarik untuk
memikirkan jalan Allah, jika setiap orang tidak
memikirkan tentang kemuliaan Allah yang Maha Kuasa,
maka tingkat mereka berada dibawah semut. Manusia
memikirkan bahwa mereka ciptaan, hanya makhluk ciptaan
yang makan dan minum dan menikmati diri mereka
sendiri.

Itulah keinginan manusia atau itulah yang mereka
ketahui tentang alasan keberadaan umat manusia
diciptakan dimuka bumi ini. Salahkan manusia atas
kebodohannya, karena yang mereka pikirkan hanya makan,
minum dan menikmati diri mereka sendiri dan tidak
pernah tertarik untuk Memuliakan Sang Pencipta.

Dan apakah yang kalian harapkan? Apakah yang kalian
harapkan dari kebaikan Allah yang Maha Kuasa? Penguasa
Surga telah memberikan segala sesuatu yang kita
mohonkan dan meninggalkan kesenangan bagi umat
manusia, tapi Dia melihat ke hati hamba-hambaNya siapa
saja yang memuliakan yang Maha Esa yang menciptakan
mereka dan siapa yang sedikit amal baiknya. 

Itulah kutukan terbesar saat ini, inilah alasan
terjadinya kutukan dan Kutukan Surga, ketika kutukan
tiba maka akan menghabisi mereka. Kemarahan Ilahi,
jika datang ke muka bumi, maka mereka akan disapu
bersih, layaknya satu piring batu besar jatuh ke atas
piring lain dimana diatas piring itu terdapat semut
atau makhluk lain dan ketika piring batu itu jatuh
maka tamatlah riwayat mereka. 

Sekarang kita ketakutan; kita takut akan Kemarahan
Illahi yang semakin memuncak dan bisa menimpa umat
manusia seperti sebuah kutukan yang akan menghabisi
semuanya. Jangan bersedih; jangan minta maaf seperti
yang banyak TV beritakan:"Di Iraq setiap harinya 80
atau 100 atau ratusan atau ribuan jiwa terbunuh atau
hilang." Tidak, itu belum seberapa! 

Saat ini umat manusia menunggu suatu "kutukan
terbesar" dari Surga yang akan jatuh menimpa mereka,
jadi seperti yang diberitakan kepada saya suatu
pengetahuan dari para orang suci- jika saat ini
terdapat 6 milyar jiwa, maka akan tertinggal 1 milyar
dan sisanya sebesar 5 milyar jiwa akan tewas.

"Ya Sheikh, mengapa engkau berkata seperti itu?" Saya
mengatakan ini, karena saya mencari manusia yang
tertarik, tertarik akan apa?...Katakan!..Pertandingan
sepakbola! Semua perhatian tersedot ke pertandingan
sepakbola. Saya punya banyak piala di rumah, bisa saya
berikan? Itulah kebodohan! Seluruh dunia tertidur, dan
bangun dengan sepak bola.

Mereka memohon kepada Allah yang Maha Kuasa hari-hari
yang baik! Mereka mengejar, milyaran orang- sebuah
piala kuningan dan kuningan itu pun imitasi? Ada piala
dari tembaga. Apa pentingnya piala untuk mereka?

Ibrahim bin Adham – semoga Allah merahmatinya-
sebelumnya dia adalah seorang Raja Besar, "Jihan
Padishah". Padishah, Raja Dunya, salah satu Sultan
Terkaya. Ilham ilahiyah ini baru saja saya terima 
dari orang suci tentang kekayaannya; untuk menjaga
kawanan dombanya, mereka menempatkan 12.000 anjing dan
setiap anjing dibekali satu kalung emas. 12.000! Jadi
berapa banyak kawanan yang dia miliki? Dan beliau juga
memiliki ketertarikan lain yaitu berburu.

Suatu kali dia mengejar seekor rusa dan mendengar dari
tangan kanannya sebuah suara yang ditujukan untuknya:"
Ya Ibrahim Adham, apakah kau pikir kau diciptakan
untuk ini semua?" Tak lama terdengar lagi suara lain,
suara Surga dari sisi kiri, berkata kepadanya," O
Ibrahim Adham, atau kau diperintahkan untuk ini?" Dan
dia cepat-cepat meninggalkan binatang buruannya dan
kembali pulang.

Dan saya meminta kepada seluruh umat manusia: Menurut
kalian, apakah kalian diciptakan hanya untuk makan,
minum dan menikmati pertandingan sepakbola? Tidak ada
yang lain? Apabila tidak ada yang lain, maka nilai
kalian juga tidak ada –kosong, tidak bernilai! Jika
kalian berkata,"Tidak ada yang tertarik dengan
penemuanku?, maka kalian juga tidak berarti.

Dua kalimat yang didengar Ibrahim Adham: "O Ibrahim
Adham, apakah menurutmu kau diciptakan untuk berburu
atau diperintahkan berburu?" dan saya bertanya 
kepada kalian:"Kalian pikir untuk apa kalian
diciptakan?" Tinggalkan manusia yang sibuk berbisnis!
Mereka juga berkata, "Mari membuat satu pertandingan
sepak bola skala dunia?!

Dan para perdana menteri atau menteri atau orang besar
lainnya juga datang melihat pertandingan sepak bola
secara langsung dan berkata,"Ohhh!?, manusia berlari
kesana sini? Kalian diciptakan untuk itu? Lalu, wahai
manusia, pikirkan –setidaknya terdapat 2 milyar jiwa
yang melihatnya melalui layar tv? Setidaknya ada 2
milyar jiwa melihat pertandingan bola dilayar tv.
Setan membuat manusia melupakan kehormatannya dan
melupakan kehormatan yang diberikan kepada umat
manusia, karena manusia diperintahkan untuk memuliakan
Allah. Setan membuat mereka melupakan hal ini. Untuk
satu pertandingan sepak bola seluruh dunia bangun dan
duduk untuk menyaksikan TVnya. 

Salahkan umat manusia 70 kali, sementara Penguasa
Surga mengawasi kalian, Wahai manusia, Dia akan
bertanya di Hari Perhitungan,"Wahai hamba setan, hamba
sepak bola! Kalian bukan hambaKu, jika kalian hambaKu
apakah kalian menjaga layananKu? AKU memberi
kehormatan sebagai hambaKu dalam Hadirat IllahiKu dan
kalian menerima kehormatan itu dan kalian mengejar
sepak bola, mengejar sesuatu yang tak berguna dan
tidak berpikir apa-apa?" 

Apakah yang terjadi bila tim sepak bola kalian membawa
pialanya? Apakah yang akan datang padamu? Apakah yang
dibawa padamu? Untuk apa kalian menghabiskan energi
dan meninggalkan waktu berharga dalam hidup kalian?
Untuk apa? Seharusnya terjadi saja Pengadilan yang
berat bagi manusia! "Wahai hamba setan", Allah
berkata,"kau melupakan Aku dan kau mengejar
pertandingan sepak bola, dan tidak melakukan apapun
untukKu, tidak memuliakan Aku dan kau memilih itu?
Singkirkan hamba yang kotor ini!"

Maka ditempatkanlah hamba itu bersama setan. "Aku
tidak suka melihat mereka. Aku tidak menerima mereka!
Mereka tidak pernah memuliakan Aku, melupakan Aku,
melupakan kehormataan yang Aku berikan kepada mereka,
singkirkan mereka dari Hadirat IllahiKu! Singkirkan
mereka. Pada saat itu sebagian orang berkata,"Oh, jika
kami dapat seperti binatang, karena binatang akan
menjadi debu, tapi kami tidak menjadi debu, tapi
dikirimkan ke neraka sebagai hukuman!"

Allah yang Maha Kuasa mengirimkan kepada kita seorang
dari surga untuk memperingatkan kita. Kita membutuhkan
seseorang yang mengenakan pakaian Surga akan muncul
dan membawa kita kembali ke posisi sesungguhnya untuk
memuliakan Allah. Jika tidak, maka manusia akan
selesai disini dan menerima hukuman terburuk di
neraka. Semoga Allah memaafkan
kita dan merahmati kalian! Ya Allah, Anta Allah! 

"Wa dhakkir!" Penguasa Surga bersabda kepada hambaNya
tercinta Sayyidina Muhammad sallallahu alayhi wasalam:
"Wahai kekasihKu, ingatkan hamba-hambaKu yang telah
Aku ciptakan dan Aku minta untuk memberikan mereka
pakaian kehormatan Surga untuk menghadapKu. Tapi jika
mereka pergi dariKu, maka singkirkan mereka!"

"Wahai manusia, berikan hak Allah yang Maha Kuasa dan
berusahalah menurunkan ego kalian, berusaha menguasai
mulut ego kalian. Allah yang Maha Kuasa meminta kalian
untuk mengendalikan ego. Jika kalian tidak
mengendalikan ego, maka ego kalian akan membawa kalian
keneraka dan kehidupan saat ini dan Nanti berada dalam
kondisi yang buruk; tidak ada rasa dalam kehidupan
kalian saat ini dan kenikmatan dikehidupan kekal,
untuk keabadian. 

Berusahalah untuk tidak kehilangan keabadian dan
kehidupan abadi! Semoga Allah mengampuni kita! Demi
kehormatan yang paling terhormat dalam Hadirat Illahi,
Sayyidina Muhammad - sallaLlahu alayhi wa sallam,
Fatiha.

Wa min Allah at Taufiq, 

Wassalam, arief hamdani
www.mevlanasufi.blogspot.com


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke