setuju!!!!
--- On Wed, 8/27/08, aryadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: aryadi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [tqn] FW: FPI oh FPI
To: [EMAIL PROTECTED], [email protected]
Date: Wednesday, August 27, 2008, 2:40 AM
Saya mendapatkan forward email ini dari seorang teman.
Mungkin akan bermanfaat apabila ada simpatisan FPI yang membaca email
ini.
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
--
Assalamualaikum
Dear All,
Pagi tadi waktu pas ingin berangkat kerja kira2 jm 8.45, ketika keluar
gang rumah mo ke jalan raya, tau2 macet banget di jalan raya (rumah saya
di petamburan). Bertanya2 dong dalam hati, ada apa ini, gak biasa2nya
petamburan macet kaya gini. Ada kecelakaan atau apa ya? Mikrolet banyak
banget, mengular sepanjang petamburan, sampe2 motor saya gak bisa keluar
gang. Saya tanya sama pengendara lain " ada apa ya?" orang itu bilang
"FPI
Milad pak...".
Kontan saya geleng2 kepala, ulah apa lagi ni yang dibuat mereka,
ternyata
mereka sedang merayakan hari jadi mereka. FPI selalu memacetkan jalan di
sekitar petamburan apabila mereka mengadakan kegiatan. Seperti pada
Maulid
bulan Maret lalu mereka menutup jalan dan MENDIRIKAN PANGGUNG DI JALAN
RAYA DARI PAGI SAMPE SORE!! dan sekarang mereka melakukan lagi.
Haloooo plis dong, itu jalan umum, apa mereka gak mikir ya itu deket RS.
PELNI, dimana banyak orang yang akan menuju kesana entah untuk berobat,
menjenguk orang sakit or bahkan ada yang kondisinya lagi kritis di
penghujung nyawa, bagaimana kalo orang tersebut tidak tertolong nyawanya
karena FPI yang BIKIN PANGGUNG DI TENGAH JALAN RAYA, karena akses ke RS
PELNI tertutup. Apa perbuatan mereka itu bukan dosa? Wallahu alam ya.
Okay, saya putar balik tidak lewat jalan raya lah, saya lewat gang2
kecil
di petamburan, yah karena memang saya penduduk disitu jadi saya hapal
harus lewat mana. Saya terus berucap Hamdallah dan bersyukur serta
beristighfar karena saya msh bisa menghindari kemacetan dan saya pake
motor. Saya merasa kasian sama mereka yg membawa mobil, supir mikrolet,
supir koantas, supir bis, tukang POS, dll, yg pasti akan stuck karena
mereka tidak mengerti jaaln alternatif disekitar situ. Ketika saya lewat
Slipi banyak karyawan, pedagang dan yg lainnya menumpuk sedang menunggu
mirolet atau bis dari arah Petamburan, karena angkutan mereka terjebak.
Ini satu hal lagi, apa perbuatan mereka tidak menghambat Rejeki orang
lain? yang sebenarnya para penumpang itu juga sedang berjuang di Jalan
Allah, karena mereka bekerja untuk keluarga mereka. kok mereka gak mikir
ke situ ya? halloo once again!
Betul aja apa yg saya pikirkan, ketika di kantor saya chatting dengan
teman saya, dia bilang kakaknya harus ke RS Pelni karena anaknya sedang
dirawat, awalnya kakaknya bawa mobil, terus karena tidak bisa lewat
kakaknya pulang lagi kerumah (rumahnya di kbn jeruk) ganti motor,
meskipun
udah ganti motor tetep aja kakaknya gak bisa lewat. Astaghfirullah.
So plis buat yg baca email ini, jika anda anggota, simpatisan FPI or
berhubungan dengan FPI, silakan anda berjuang, berdakwah, silakan anda
perangi kebathilan. Tapi plis :
1. Jangan merugikan orang banyak
2. Jangan mengatasnamakan Islam, Allah SWT serta Rasulullah SAW
(seperti
pada waktu kegiatan maulid, karena Rasulullah sosok penyayang yg tidak
akan merugikan orang lain) jika kegiatan anda akan menyengsarakan orang
lain.
3. Jangan membuat image Islam menjadi semakin buruk, jika anda
memang
sayang dengan Islam.
4. Jika anda ingin mengumpulkan massa silahkan cari tempat yang
lebih tepat untuk massa anda tetapi sekali lagi jangan tutup akses jalan
raya.
Maaf apabila saya salah and menyinggung hati orang lain dengan email
ini,
semata-mata karena saya peduli dengan orang lain. Semoga Allah
SWT melindungi kita semua dari kekhilafan. Amiieen.
Wassalamualaikum
Adi Pratama