Saya setuju dengan pemboikotan, minimal mengurangi konsumsi kita terhadap
produk-produk tersebut.
saya dapat dari tetangga sebelah, daftar produk-produk yang termasuk
didalamnya.
Boikot Produk Amerika dan Israel
Berikut daftar produk Amerika yang wajib diboikot :
Restoran:
KFC
Arbys
McDonalds
McBurger
Pizza Hut
Chilies
Hardees
Paridies
Pizza Little Sitzer
Jack in the Box
A&W
Kantez
Baskin Robbins
Wimpy
Dominos Pizza
Texas
Slizer
Produsen Makanan & Minuman AS:
Minuman:
- Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up
- Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Cola-cola
dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca): Sprite dan Fanta
Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap
California Garden and Warner & Lambert
T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis kata
“Allah” dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein
Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral, Harmony,
Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.
Baterei: Everydy, Energizer dan Doorsill
Mobil: Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck
Dan Semua produk General Electric
Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:
A & M FOODS
A & W BRANDS
A. CAMACHO, INC .
A. ZEREGA’S SONS
A. PANZA & SONS
A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY
A.J. ALTMAN
A.L. BAZZINI CO
A ARHUS, INC
ABBA AB BEIJER COMPANY
ABCO LABORATORIES
ABEL & SCHAFER
ABELES & HEYMANN
ABRAHAM’S NATURAL FOOD
ACCRU PAC GROUP
ACE BAKING CO .
ACIME SMOKED FISH CORP
ADAMS VEG. OILS
ADAM MILLING
ADRIENNE’S GOURMET FOODS
ADVANCED SPICE & TRADING
AG PROCESSING
AGRO FOODS
AIR PRODUCTS & CHEMICALS,INC
AJINOMOTO, U.S.A
AK PHARMA, INC
AKZO & PACIFIC OLEOCHEMICALS
ALBERTO-CULVER COMPANY
ALBRIGHT & WILSON CO .
ALCAN FOIL PRODUCTS
ALEX FRIES & BROS .
ALGOOD FOOD COMPANY
ALL STAR FOODS
ALLE PROCESSING
LLEN FOOD PRODUCTS
ALLFRESH FOOD PRODUCTS
ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY
ALLIED FOOD DISTRIBUTORS
ALLTECH
ALEO FARMS
ALTA DENA
� ALUMAX FOILS
Bahan-bahan Kimia dan pembersih:
1. PT. Procter and Gamble (memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry, Downy,
Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack Factor, Carmen)
2. PT. Johnson & Johnson (memproduksi: Shower to Shower, Cream Johnson�)
3. Nectar
4. Avon
5. Revlon
6. Gardena
7. Pasta gigi Corset
Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear
Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of
America, Bank of New York
Lain-lain: Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit, Gold
Cost, Carlton, LM, More.
________________________________
From: sumarah wahyudi <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected]
Sent: Friday, January 16, 2009 2:37:02 AM
Subject: [tqn] Boikot Produk Israel dan Sekutu Dekatnya
SAVE PALESITNA JALUR GAZA
Boikot Produk Israel dan Sekutu Dekatnya
Perang antara Hamas dan Israel makin brutal, tanpa ada pihak lain mampu
menghentikannya. Memasuki hari ke-18, Selasa lalu, pasukan darat Israel terus
merangsek ke kota Gaza. Gerakan mereka mengarah ke wilayah pinggir kota di
pesisir Mediterania, yang masih menjadi kantong pejuang Hamas. Balasan
roket-roket Hamas yang diarahkan ke wilayah Israel membuat pasukan Israel makin
meningkatkan serangan secara membabi buta. Pasukan cadangan Israel pun
dikerahkan.
Sementara itu, jumlah korban meninggal sedikitnya telah mencapai 935 orang,
termasuk 280 korban adalah anak-anak dan 75 perempuan. Sebanyak 4.260 orang
mengalami luka-luka. Di antara korban tewas terakhir, terdapat seorang warga
Arab Saudi yang bergabung dengan Hamas bertempur melawan invasi Israel. Dan
lebih dari 90.000 orang terpaksa mengungsi.
Seruan damai dan jihad, kutukan kepada Israel, demonstrasi, pembakaran atribut
yang melambangkan Israel, hingga penggalangan dana dan pengiriman bantuan untuk
warga Palestina terjadi di berbagai belahan dunia. Berbagai upaya pertolongan
untuk membantu pejuang Hamas, salah satunya dengan mengirim bala bantuan berupa
tenaga relawan untuk berperang, sampai kini belum membuahkan hasil.
Salah satu bentuk aksi solidaritas yang memberi tekanan kepada Israel dan
Amerika Serikat adalah memboikot produk-produk mereka. Fenomena ini, meskipun
bukan barang baru, belakangan terus menggelinding. Hanya, gemanya belum besar.
Di Malaysia, aksi boikot produk Amerika Serikat terus menyeruak dan mulai
menunjukkan taringnya. Koran Malaysia berbahasa Inggris, The Star, Kamis pekan
lalu memberitakan bahwa Perhimpunan Konsumen Muslim Malaysia mulai memboikot
produk-produk Amerika Serikat.
Beberapa di antaranya adalah minuman ringan jenis cola, kopi, dan kosmetik yang
sehari-hari biasa mereka konsumsi. Bahkan tak kurang dari 2.000 pengelola
restoran memberi dukungan dengan cara menghentikan penjualan minuman merek
Coca-Cola. "Boikot merupakan cara terbaik memprotes negara zionis itu dan
penyokongnya, Amerika Serikat. Kami mesti mengirim protes nyata agar mereka
menghentikan pembunuhan di Gaza," kata Ma`mor Osman, Sekretaris Umum
Perhimpunan Konsumen, seperti dikutip The Star.
Ketika Amerika Serikat menginvasi Irak pada 2003 dan makan korban orang-orang
sipil tidak berdosa, seruan boikot produk Amerika Serikat menyeruak kuat.
Meskipun meredup, gemanya masih terus ada hingga sepanjang tahun 2005, 2006,
dan 2007. Berdasarkan penelusuran di internet, topik boikot produk Israel dan
Amerika Serikat terus berkembang. Tidak pernah jelas, apakah di balik opini
boikot itu ada motif perang dagang dan perang antar-produsen untuk mematikan
produk-produk pesaingnya.
Lepas dari efektif atau tidak, sejumlah aktris Hollywood meminta foto-foto
mereka dihapus dari situs perusahaan perhiasan berlian milik Lev Leviev,
seorang milyarder Yahudi Amerika. Mereka tidak mau nama mereka diidentikkan
dengan perusahaan yang ikut memberi kontribusi pada pembangunan permukiman
Yahudi di Israel dan berperan dalam pelanggaran hak asasi manusia di Afrika.
Para aktris seperti Salma Hayek, Sharon Stone, Whitney Houston, Halle Berry,
Drew Barrymore, Brooke Shields, Andie Macdowell, dan Lucy Liu meminta Lev tidak
lagi memasang foto mereka di situs maupun seluruh toko berlian milik Lev. Hal
itu dilakukan setelah mereka dikontak organisasi kemanusiaan Palestina dan
organisasi Yahudi anti-penjajahan Israel di Palestina yang berbasis di New York.
Langkah para aktris itu juga pernah dilakukan Unicef dan duta kemanusiaan Oxfam
International, Kristin Davis. Jika Davis meminta fotonya diturunkan dari situs
perusahaan Leviev, Unicef menolak menerima donasi apa pun dari Leviev.
Alasannya, Leviev terlibat dalam pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat,
Palestina, dan memicu konflik berkepanjangan.
Di lapangan, seruan boikot produk yang disinyalir terkait dengan Yahudi,
Israel, dan Amerika Serikat ternyata tidak menggema. Pantauan Gatra sepanjang
Minggu dan Senin lalu menunjukkan, kondisi sejumlah hypermarket yang menjadi
sasaran seruan boikot ternyata biasa-biasa saja. Bahkan antrean pembeli di
sebuah restoran cepat saji waralaba asing tetap penuh hingga empat baris. Di
sekitar lokasi pun tidak ada spanduk atau apa pun yang bisa menjadi media
seruan boikot terhadap toko yang mulai merambah Indonesia sejak tahun 1998 itu.
Pemboikotan terhadap produk Israel memang bukan kali pertama ini terjadi.
Hampir setiap kali Israel melakukan serangan ke wilayah Palestina, teriakan
boikot muncul dari sejumlah kalangan. Tidak ada yang bisa menakar
rfektivitasnya. Namun yang membedakan, kali ini pemboikotan produk Yahudi dan
sekutunya itu didukung penuh oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Ketua MUI, Amidhan, mengatakan bahwa Israel begitu arogan. Israel tidak mau
mendengar imbauan dunia untuk melakukan genjatan senjata dan berdamai. Resolusi
Dewan Keamanan PBB pun tidak dilaksanakan. "Karena itu, harus kita lawan dengan
senjata apa saja, termasuk pemboikotan itu," katanya kepada Ahmad Alfajri dari
Gatra.
G.A. Guritno dan Bernadetta Febriana
[Laporan Utama, Gatra Nomor 10 Beredar Kamis, 15 Januari 2009]
http://gatra. com/artikel. php? id=122049
Sumber http://media- klaten.blogspot. com
________________________________
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!