Ada sedikit kisah menarik di balik penyelenggaran manaqib SAQ Al Jailani di 
Masjid Istiqlal 24 Januari 2009 yang lalu. Kisah ini cukup penting untuk 
diketahui oleh para pembaca, terutama ikhwan TQN Suryalaya.

Sadeng saat itu hadir dalam rapat teknis pelaksanaan manaqib yang 
diselenggarakan panitia manaqib di kawasan PIK Ciracas, Jakarta Timur. Hadir 
panitia inti yang terdiri dari pengurus Yayasan Serba Bakti Koordinator DKI 
Jakarta dan unsur perwakilan dari lima wilayah kotamadya. Sadeng diajak hadir 
oleh seorang kawan yang juga fungsionaris perwakilan dari Jakarta Timur. 

Setelah membicarakan beberapa hal teknis seperti susunan acara, petugas pengisi 
acara, konsumsi untuk undangan VIP, sampai ke hal-hal kecil lain yang mesti 
diperhatikan. Pembicaraan mengarah pada kekhawatiran panitia bahwa dzikir 
harian TQN Suryalaya tidak bisa dilaksanakan bada shalat dhuhur. Apa sebab?

Selengkapnya di 
http://sadeng-online.blogspot.com/2009/02/secuil-kisah-di-masjid-istiqal.html


      

Kirim email ke